Sirkuit Mandalika Masuk Cadangan, Anggota Dewan Angkat Bicara

PROGRES : Pembangunan sirkuit saat ini progresnya masih pengerjaan lintasan yang belum rampung. (Faisal Haris/radarlombok.co.id)

MATARAM — Dorna Sport S.L promotor MotoGP secara resmi telah mengumumkan Provosional Calender 2021 (Kalender MotoGPTM 2021) pada Jumat lalu (6/11/2020).

Dalam kalender tersebut, sirkuit MotoGP Mandalika masuk daftar reserve grand prix venues bersama sirkuit Algavre di Portugal dan sirkuit Igora Drive di Rusia. Daftar reserve grand prix venues diartikan banyak pihak sebagai lokasi cadangan dalam perhelatan motoGP 2021. Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, Mori Hanafi mengakui adanya informasi mengenai sirkuit Mandalikan masuk dalam daftar sebagai cadangan. “Kita juga mendengar berita itu (sebagai cadangan). Tetapi sesungguhnya persiapan kita, baik secara nasional maupun kita di daerah ini. Itu sudah persiapan bukan sebagai cadangan lagi, itu benar-benar kita siap bahwa kita sebagai penyelenggara,”ungkapnya.

Bahkan sejauh pengetahuannya kata Mori, sirkuit Mandalika sudah masuk dalam kalender perhelatan motoGP pada Okteber 2021. Belakangan informasi yang berkembang, sirkuit Mandalika masuk sebagai cadangan. “Dalam beberapa kesempatan Pak Gubernur NTB (Dr H Zulkieflimansyah) menyampaikan kepada kita bahwa beberapa kali sudah melakukan koordinasi-koordinasi dengan pemerintah pusat dalam rangka persiapan motoGP itu,”katanya.

Pemerintah pusat juga dalam beberapa bulan terakhir ini juga sangat intens dalam memantau perkembangan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai salah satu persiapan utama penyelenggaraan motoGP 2021. Seperti diketahui, hingga saat ini sirkuit Mandalika masih dalam tahap konstruksi untuk mengejar target debut sebagai tuan rumah MotoGP pada 2021. “Jadi kita berhadap berita bahwa kita sebagai cadangan itu tidak benar,”ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Dr H Zulkieflimansyah mengklaim progres pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Ia mengatakan bahwa kelancaran pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika ini berkat kerja sama yang baik antar lembaga dan instansi pemerintah, baik itu Pemprov NTB, Pemerintah Kabupaten Loteng, TNI, Polri serta kejaksaan yang turut serta membantu berbagai macam permasalahan yang muncul. “Seperti yang dilihat, sinergi kami dengan TNI, kepolisian dan kejaksaan sangat baik, dan mudah-mudahan ini tetap kita pertahankan,”ungkapnya belum lama ini.

Ia juga menyampaikan bahwa beberapa program pemerintah pusat sudah dilaksanakan di sekitar KEK Mandalika untuk menunjang event MotoGP tahun depan, salah satunya adalah program seribu sapi yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian beberapa waktu yang lalu. Gubernur memastikan bahwa MotoGP Mandalika ini dapat mendatangkan berkah dan kebahagiaan bagi masyarakat NTB. “Mudah-mudahan dengan kedatangan bapak Deputi ini makin memastikan bahwa perencanaan itu akan dieksekusi sesuai dengan waktunya,” harapnya. (sal)