SIR 2022 Rilis Daftar Perguruan Tinggi Terbaik, Unram Urutan Berapa?

Kampus Universitas Mataram. (IST)

MATARAM – Lembaga Scimago Institutions Rankings (SIR) mengumumkan daftar perguruan tinggi terbaik di Indonesia tahun 2022.

Scimago Institutions Rankings (SIR) lembaga internasional yang melakukan pemeringkatan terhadap perguruan tinggi, lembaga riset, lembaga kesehatan, perusahaan dan lembaga non profit. Ada tiga indikator penilaian berdasarkan kinerja penelitian, keluaran inovasi, dan dampak sosial yang diukur dengan visibilitas web.

Untuk indikator kinerja penelitian memiliki bobot 50 persen meliputi dampak normalisasi, keunggulan dengan kepemimpinan,keluaran serta kepemimpinan ilmiah. Selanjutnya, jurnal bukan milik sendiri, jurnal sendiri, keunggulan, publikasi berkualitas tinggi, kolaborasi internasional, akses terbuka dan pangkalan bakat ilmiah.

Indikator hasil inovasi memiliki bobot 30 persen, meliputi pengetahuan inovatif, paten dan dampak teknologi. Sedangkan indikator dampak sosial memiliki bobot 20 persen meliputi altmetrik, tautan masuk dan ukuran web.

BACA JUGA :  Mahasiswi UMMAT Raih Beasiswa IISMA 2022

Mengutip laman www.scimagoir.com, ada 51 perguruan tinggi di Indonesia masuk ke daftar terbaik SIR 2022. Posisi pertama ditempati Universitas Indonesia (UI) dengan peringkat 534 dunia. Lalu di posisi kedua, Universitas Gadjah Mada University (UGM) dengan peringkat 586 dunia. Di posisi ketiga, ada Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan peringkat 607 dunia. Di posisi empat, Universitas Diponegoro (Undip) dengan peringkat 611 dunia. Di posisi lima ada Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan peringkat 612 dunia.

Bagaimana dengan Universitas Mataram (Unram)?. Perguruan Tinggi Negeri di NTB ini berada di urutan 33 dengan peringkat dunia 690. Ranking Unram di dunia ini mengalami peningkatan. Pada tahun 2020 berada di posisi 784, tahun 2021 pada 772 dan tahun 2022 naik ke posisi 690.

BACA JUGA :  UBG Kampus Swasta Terbaik di NTB Versi Webometrics

Berdasarkan data (SIR) 2022 kenaikan peringkat Unram ini karena meningkatnya ranking pada indikator penelitian. Pada tahun 2020 berada di ranking 414, tahun 2021 ranking ke 392, tahun 2022 berada di ranking 390. Sementara itu pada indikator inovasi, pada
tahun 2020 berada di posisi 540, tahun 2021 di posisi 534 dan tahun 2022 di posisi 437. Lalu pada indikator dampak sosial, pada tahun 2020 di posisi 236, tahun 2021 di posisi 248 dan tahun 2022 di posisi 246. (rl)