Sigar Penjalin Sasaran Investasi Wisata Setelah Gili dan Malaka

LIBURAN: Sejumlah wisatawan mancanegara berlibur ke kebun binatang di Desa Sigar Penjalin, sebelum pandemi covid-19.(HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung menjadi salah satu desa yang memiliki potensi pariwisata yang banyak diminati pengunjung dan pelaku usaha.

Hingga sekarang tercatat ada 13 pelaku usaha yang bergerak di sektor pariwisata mulai dari perhotelan, restoran, vila bahkan kebun binatang pertama di NTB ada di Sigar Penjalin. “Di desa kami ada 13 usaha industri yang kami ketahui yang sudah lama beroperasi, ada yang baru beroperasi dan ada yang mau beroperasi. Hotel yang ada di Sigar Penjalin kelas berbintang mulai dari harga sewa Rp 8 juta hingga Rp 15 juta per kamar per malam,” ungkap Kades Sigar Penjalin, Zawil Fadli kepada Radar Lombok, Jumat (26/3).

Adapun 13 usaha industri pariwisata itu terdiri dari Tugu Hotel, The Oberoi Hotel, The Legian Hotel, Anema Hotel, Villa Sapi, Villa Sepoi, Villa Sira Beach House, Wild Life Park, Villa The Jiwa, Villa Surga, Medana Resort, Villa Ananda Dita, Lombok Golf Kosaido.

Diungkapkan, dari 43 desa yang ada, Sigar Penjalin sebagai penyumbang terbanyak dan terbesar ketiga setelah Gili Indah dan Malaka untuk industri wisata. “Potensi kami keindahan pantai dan alam,” jelasnya.

Jika melihat implikasi dari keberadaan usaha industri pariwisata, tentu sangat banyak. Misalnya merekrut tenaga kerja lokal yang mencapai kurang lebih 200 orang, masyarakat mendapatkan CSR secara langsung, serta bagi hasil pajak dan retribusi daerah (BHPRD) sebesar Rp 600 juta pada situasi normal, sedangkan kondisi sekarang Rp 200 juta. “BHPRD urutan ketiga terbesar setelah Gili Indah dan Malaka,” terangnya.

Adapun di tengah sepinya tamu hotel saat ini, berimbas terhadap tenaga kerja lokal dan tentunya BHPRD. Dalam hal ini, pemerintah desa tidak dapat berbuat banyak. “Kami di desa hanya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi investor yang berinvestasi di desa kami. Tentu kami berharap situasi cepat pulih,” harapnya. (flo)