DPP PAN: Muazzim Belum Disetujui oleh Ketum Zulkifli Hasan

SIAPA DIRESTUI: Muswil V DPW PAN NTB digelar pada pertengahan Desember 2020 lalu. Muazzim Akbar belum tentu menjabat ketua DPW PAN NTB, kendati sudah dipilih di Muswil. (DOKUMEN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Terpilihnya Muazzim Akbar dalam Musyarawah Wilayah (Muswil) V DPW PAN NTB digelar pertengahan Desember 2020 lalu, belum memperoleh persetujuan oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan. Sebab itu, DPP PAN sejauh ini belum menerbitkan SK kepengurusan DPW PAN NTB periode 2020 – 2025 mendatang.

Hal itu diakui Koordinator Wilayah DPP PAN untuk NTB Muhammad Syafrudin. “Pak Zulhas (Ketum DPP PAN, red) belum memberitahukan siapa mau dipilih jadi ketua DPW (PAN NTB, red),” kata anggota DPR RI dapil pulau Sumbawa kepada Radar Lombok, Kamis (11/3).

Diakui, meski Muswil sudah menetapkan siapa ketua DPW terpilih. Namun tetap harus dipastikan bahwa ketua DPW terpilih itu memperoleh persetujuan dari ketum DPP. Pasalnya, ketum DPP punya kewenangan dan otoritas dalam mengesahkan ketua DPW yang terpilih di Muswil. “Nah, ini masih kita tunggu dari Pak Ketum,” ungkap pria asal Bima tersebut.

Walau Muazzim belum memperoleh persetujuan DPP. Tetapi itu tak lantas membuat DPP menganulir hasil Muswil V sudah memilih Muazzim Akbar sebagai ketua. “Saya kira tidak ada dianulir (hasil Muswil V, red),” imbuhnya.

Hanya saja, menurutnya terpilih Muazzim Akbar di Muswil V akan disesuaikan oleh DPP dengan komposisi kepentingan politik wilayah tertentu di seluruh Indonesia. Ada beberapa kompisisi yang ditambah untuk menunjang kinerja sebagai pembina wilayah di NTB. Oleh karena itu, dia meminta kepada semua kader PAN di NTB agar menunggu pemberitahuan secara resmi dari DPP terkait siapa dikehendaki oleh ketum DPP sebagai ketua DPW. “Kendati begitu, kita meminta kader PAN di NTB tetap bekerja sebaik-baiknya melayani rakyat,” tandasnya.

Terkait perebutan pengaruh di DPP, siapa akan direstui oleh ketum DPP Zulhas yakni Muazzim Akbar atau Hasbullah Muis?. Karena dikabarkan Hasbullah Muis berpeluang juga menjadi ketua DPW. Syafrudin memlih tidak mengomentar hal tersebut. “Intinya, kita tunggu pemberitahuan resmi dari Pak Ketum,” paparnya.

Sementara itu, salah satu kader internal PAN NTB mengakui, ada perebutan pengaruh antara Muazzim Akbar dan Hasbullah Muis untuk menakhodai PAN NTB di DPP. Kendati Muazzim Akbar terpilih di Muswil V. Tetapi itu lantas membuat Muazzim Akbar langsung disetujui oleh DPP. Belum disetujui Muazzim oleh DPP, tidak terlepas dari manuver Hasbullah Muis juga keinginan memimpin PAN NTB. “Kita tunggu saja, siapa akan direstui oleh ketum. Apakah pak Muazzim atau pak Hasbullah,” pungkas kader internal PAN NTB tersebut. (yan)