Siap-siap, Kemarau Mulai Akhir Maret

Ilustrasi Kemarau

GIRI MENANG-Stasiun Klimatologi Kelas I Lombok Barat memperkirakan musim kemarau akan mulai terjadi di wilayah NTB pada Maret Dasarian III atau 10 hari terakhir pada Maret 2017.

Wilayah yang paling pertama terjadi musim kemarau seperti diterangkan Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas I Lobar Luhur Tri Uji Prayitno adalah wilayah paling timur yakni Dompu dan Bima. Kemudian yang paling terakhir mulai terjadi musim kemarau di NTB adalah wilayah Sembalun Lombok Timur yang diperkirakan pada Mei Dasarian II atau 10 hari kedua pada Mei 2017. Musim kemarau sendiri disebabkan karena hembusan angin Timur yang datang dari Australia. “Jadi sudah dirapatkan juga di pusat, di NTB yang paling awal terjadi musim kemarau itu wilayah paling timur, Dompu, Bima yakni Maret Dasarian III,” jelasnya, Kamis (2/3).

[postingan number=3 tag=”lobar”]

Dijelaskannya, pada Maret Dasarian I ini angin barat masih berhembus di wilayah Indonesia, wilayah selatan NTB. Sehingga tekanan rendah di wilayah selatan NTB juga pada 10 hari pertama Maret ini masih tetap berpotensi membentuk awan-awan hujan. “Angin barat masih berhembus di wilayah selatan NTB, tetapi melemah. Itu tandanya akan segera masuk musim kemarau,” jelasnya.

Sehingga berpotensi pula menyebabkan curah hujan menengah (51-100 mm) serta curan hujan tinggi (di atas 100 mm). Curah hujan menengah pada Maret Dasarian I diperkirakan peluang terjadinya 60-80 persen. Sementara curan hujan tinggi diperkirakan peluang terjadinya 10-40 persen. “Jadi 10 hari ke depan kita peringatkan masih akan berpotensi curah hujan sedang hingga tinggi. Di Wilayah Lombok itu sebagian besar,” terangnya.(zul)