Sesuai Prediksi, Wali Kota Pilih Eko

MATARAM – Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh memutuskan memilih H. Efendi Eko Saswito sebagai Sekda Kota Mataram definitif dari tiga nama yang diserahkan panitia seleksi (Pansel) kepadanya. Nama Eko selanjutnya akan diusulkan ke Gubernur NTB untuk ditetapkan.

Kepada wartawan kemarin, Ahyar mengakui telah menandatangani surat keputusan (SK) untuk Efendi Eko Saswito. Rencananya Wali Kota Mataram akan mengantar sendiri pengajuan nama Sekda ke Gubernur NTB agar segera bisa diterima.” Nanti saya yang antar sendiri ke Gubernur,” tegas Ahyar.

Eko dipilih karena dari nama-nama yang diserahkan Pansel, Eko mendapat nilai tertinggi. Baru disusul H. Mutawali, H. Kemal Islam dan H. Khalid. “Pak Eko peringkat pertama maka saya pilih yang nomor satu,” paparnya.

Tidak hanya karena faktor nilai,  ini juga berdasarkan proses seleksi yang dilakukan Pansel. Harus dipilih salah satu yang terbaik dari kerja-kerja Pansel tersebut.

Ia mengaku setelah menerima nama-nama, langsung mempertimbangkan. Ia menegaskan semua calon baik. “ Kemarin malam sudah saya pikirkan dan saya pilih Eko," tegasnya.

Ia juga condong ke Eko karena selama ini “nyambung” bekerjasama menjalankan pemerintahan. Ahyar dan Eko sudah berteman sejak lama, sehingga terbangun ikatan emosional sejak lama.”Saya sudah lama bersama Eko, bahkan pernah bersama di DPR,” tuturnya.

Soal saran dari Pansel terkait Sekda yang kurang mengetahui Tupoksi, Ahyar mengatakan kalau itu biasa dan akan dipahami seiring waktu. Kemarin itu para calon ini tidak tahu karena mereka belum jadi Sekda. Tetapi kalau sudah jadi Sekda pasti akan dipelajari dan akan memahami Tupoksi.”Kemarin kan belum jadi Sekda, makanya tidak tahu," tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Mataram dari Fraksi PDIP, I Wayan Sugiartha, berharap kedepan antara Wali Kota dan Sekda tetap berjalan seirama dalam menjalankan pemerintahan. Jika tidak seirama, maka pemerintahan akan pincang.” Kami berharap semoga tetap akur,” kata Sugiartha.

Terhadap tudingan publik tentang pemilihan Sekda Kota Mataram sudah diseting, hal itu dianggap wajar-wajar saja, tetapi melihat proses pemelihan Sekda yang berjalan terbuka pemilihan Eko sebagai Sekda sudah tepat. Karena Eko memenuhi syarat dan mendapat nilai tertinggi dari calon yang lain. Kalau mendapatkan nilai tertinggi pasti akan dipilih oleh Wali Kota." Kecuali kalau Eko tidak lulus persyaratan terus lolos, itu baru benar diseting," tegasnya.

Sugiartha berharap antara wali kota dan Sekda tetap akur. Karena bagaimanapun juga antara Eko dan Wali Kota teman lama dan sudah lama saling mengenal satu dan lain. Diharapkan ini jadi modal utama dalam memimpin PNS.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid