Sering Dijadikan Tempat Pacaran Muda-Mudi

MEMBOLOS: Tampak dua orang pelajar lagi asyik duduk di lokasi RTH Tonjeng Beru ketika jam pelajaran masih berlangsung, Rabu (9/11) (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

Keberadaan taman ruang terbuka hijau (RTH) Tonjeng Beru di Kelurahan Prapen Kecamatan Praya, menjadi suasana baru bagi muda-mudi. Tak hanya siang hari tapi juga malam hari.

 

 


M Haeruddin-Praya


 

KEBERADAAN taman RTH Tonjeng Beru yang begitu indah dengan pemandangan alam yang begitu mempesona, membuat banyak masyarakat mengunjungi tempat wisata tersebut, baik untuk tempat kumpul keluarga maupun tempat untuk romantis dengan sang kekasih.

Namun, sayangnya tidak jarang tempat yang begitu indah dan jauh dari suara bising kendaraan tersebut digunakan oleh anak-anak sekolah untuk bolos. Seperti yang terlihat oleh Radar Lombok ketika mendatangi lokasi tersebut, Rabu (9/11).

Tampak terlihat dua pelajar menggunakan seragam sekolah sedang duduk di berugak taman sekitar pukul 9.30 Wita. Di mana saat jam pelajaran sekolah masih berlangsung. Ketika Radar Lombok bersama wartawan lainya mencoba mendekati pelajar yang mengaku sekolah di salah satu SMK di Bodak Desa Montong Terep Kecamatan Praya tersebut, pelajar tersebut buru-buru mau pergi. “Ayo kita balik soalnya saya kenal itu,” ungkap salah satu pelajar yang mengaku bersama Munaroh mengajak temanya yang duduk di sampingnya.

Ketika ditanya kenapa berada di tempat tersebut ketika jam pelajaran masih berlangsung. Mereka hanya mengatakan bahwa sudah pulang sekolah karena di sekolah ada rapat. ‘’Kita ndak pernah bolos tapi ada rapat di sekolah,” ungkapnya sambil gelisah karena terlihat baju yang dikenakan sobek akibat terjatuh dari motor.

Diungkapkan juga bahwa dirinya hanya sekali pergi ketempat tersebut ketika jam pelajaran masih berlangsung. Karena biasanya dirinya hanya datang sore bersama teman-temanya ketika tugas sekolah sudah slesai dikerjakan. ‘’Biasanya saya sore kesini,” tambahnya.

Sementara itu Rohman, warga yang ditemui ketika berkunjung bersama istrinya mengaku, dirinya sering melihat banyak para pemuda pemudi yang menghabiskan waktunya untuk berpacaran di tempat tersebut. ‘’Di sini banyak digunakan untuk pacaran bagi para remaja,” ungkapnya.

Tidak tampak terlihat ada petugas keamanan yang berjaga di tempat tersebut. Yang ada hanya juru parkir, para pedagang dan puluhan masyarakat baik yang datang dengan keluarganya maupun pacar untuk melihat keindahan alam yang mempesona tersebut. (cr-met)