Serang Selly, BMD Dinilai Tendensius

Hj. Putu Selly Andayani
Hj. Putu Selly Andayani (DOK/)

MATARAM—Lontaran Ketua Barisan Muda Demokrat (BMD), Indra Jaya Usman, menyudutkan Hj Putu Selly Andayani sebagai balasan kritik PDIP terhadap pemerintahan TGB-Amin dianggap tendensius.

Koordinator relawan Inges Selly, Aritonang menilai, pernyataan yang dilontarkan Indra Jaya Usman sangat tendensius dan personal. Padahal, penilaian terhadap kegagalan TGB-Amin muncul dari hasil rakerda PDIP NTB.

“Itu ihwal munculnya kritik itu. Kritik terhadap Selly Andayani itu jelas-jelas tendensius dan personal,” ungkapnya, Kamis (10/8).

PDIP sebagai parpol pengusung TGB-Amin, jelasnya, berhak menilai kinerja gubernur dan wakilnya. Apabila ada kekeliruan dari kebijakan yang ditempuh TGB-Amin, maka PDIP sebagai parpol pengusung harus mengingatkan hal tersebut.

Katanya, kritik tersebut sekaligus sebagai bentuk komunikasi politik antara TGB-Amin dan parpol pengusung. “Jika ada yang salah dari koalisi TGB-Amin maka yang perlu dipertanyakan adalah bagaimana komunikasi dan silaturahmi TGB selaku pemimpin koalisi dengan partai pengusungnya,” uajrnya.

Menurutnya, Hj Putu Selly Andayani sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak bisa seratus persen membawa gerbong NTB seperti visi misi pemimpinnya. Yang bersangkutan hanya bisa beberapa persen saja. Akan tetapi beberapa persen itu sudah mampu mendongkrak prestasi NTB,  tentunya di bidang yang ditangani oleh Hj Putu Selly Andayani.

“Kalau mau seratus persen masalah di NTB selesai maka kami nyatakan periode berikutnya pilih Hj Putu Selly Andayani sebagai pemimpin di NTB,” lanjutnya.

Ia mengatakan, sebagai warga negara Hj Putu  Selly Andayani berhak dipilih menjadi pemimpin. Namun sebagai ASN memang harus tunduk dan taat kepada pemimpinnya. Sikap itu disebutnya sudah ditunjukkan melalui kinerja yang sangat baik.

Katanya, warga NTB sudah merasakan seperti apa kinerja Selly Andayani. Itulah dasar pihaknya sebagai relawan untuk mendukung Hj. Putu Selly Andayani sebagai calon pemimpin NTB, karena prestasi dan  kepiawaiannya sebagai birokrat.

Sementara Ketua DPC PDIP Lombok Barat, Sardian menyayangkan, adanya pernyataan Indra Jaya Usman. Kritik yang dilontarkan disebutnya bukan kapasitas yang bersangkutan.

Ia mengatakan,  jangan melihat cara menyampaikan dari ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat , tetapi lihat makna kritikan yang disampaikan. Lebih-lebih mengkritisi jalannya pemerintahan NTB dibawah TGB-Amin masih menjadi bagian tanggung jawab PDIP NTB selaku partai pengusung.

Menurutnya, itu cenderung tendensius dan melebarkan masalah. ia menilai lontaran Indra Jaya Usman sangat tidak elok.(yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid