Sepekan Tenggelam, Sofyan Ditemukan Tewas

Ilustrasi tenggelam
Ilustrasi

PRAYA-Sofyan Jayadi akhirnya ditemukan tim penyelamat dan aparat kepolisian Kalimantan Timur, sekitar pukul 13.30, Selasa  lalu (8/8).

Pria 28 tahun yang nekat terjun ke laut  dari atas kapal Fery Dharma Kartika IX saat berlayar dari pelabuhan Surabaya menuju Kalimantan Timur, Rabu lalu (2/9). Tenaga kerja asal Lingkungan Wakan Lauq Kelurahan Leneng Kecamatan Praya yang mengikuti program Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Lombok Tengah ini, berhasil ditemukan setelah sepekan tenggelam. Jasad pria yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut, ditemukan tidak jauh dari lokasi awal tempat dia menceburkan diri dari atas kapal ke laut.

Kepala Disnakertrans Lombok Tengah H Masrun ketika dikonfirmasi membenarkan jika mayat Sofyan sudah ditemukan. Hanya saja, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat secara resmi dari pemerintah Kalimantan Timur terkait sudah ditemukanya mayat tersebut. “Kemarin hari Selasa siang ditemukan dan oleh pemerintah di sana (Kalimantan Timur, red). Sejauh ini hanya menyampaikan secara lisan dan belum ada surat resminya,” ungkapnya, Rabu kemarin (9/8).

Pihaknya sejauh ini masih tetap intens melakukan komunikasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan keberadaan korban. Namun, pihaknya belum bisa memastikan kapan jenazah korban akan dibawa pulang. “Mayatnya masih di Kalimantan karena kepolisian di sana memerlukan waktu untuk otopsi. Tapi sudah dipastikan oleh teman dan kerabat yang ikut ke Kalimantan untuk menjadi tenaga kerja, bahwa korban merupakan orang yang selama ini dicari setelah melompat dari atas kapal,” tambahnya.

Untuk pemulangan nanti, Masrun memastikan pemulangan jenazah korban tidak akan dipungut biaya. Pihak perusahaan dan kapal juga sudah siap membantu pemulangan tersebut. ‘’Untuk biaya ganti rugi kita masih komunikasikan tapi yang jelas pihak perusahaan tempat korban akan bekerja sudah siap membantu pemulangan jenazah, termasuk oleh pihak kapal juga,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan, pihak dinas juga sudah melakukan komunikasi terhadap keluarga korban. Mereka sudah menerima kenyataan tersebut dan dianggap sebagai musibah. ‘’Kita sudah memberitahukan pihak keluarga juga dan pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban,” tambahnya.

Seperti diketahui jika korban diberangkatkan bersama 63 orang lainya oleh Disnakertrans pada Minggu (29/7) lalu. Mereka akan dipekerjakan di perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur. (cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid