Sepakbola Kecamatan Ampenan Kampiun

KAMPIUN: Kesebelasan Kecamatan Ampenan berhasil keluar sebagai juara sepakbola di Porkot Mataram (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Tim sepakbola Kecamatan Ampenan berhasil membuktikan diri sebagai kampiun di laga final Pekan Olahraga Kota (Porkot) Mataram.

Di laga  puncak itu, kesebelasan Ampenan menang telak dengan skor 2-0. Kecamatan Selaparang dibuat bertekuk setelah melewati laga sulit dan dipaksa mengakui kehebatan tim Kecamatan Ampenan.

Sejak kick off babak pertama, tim Kecamatan Selaparang  bermain hati-hati saat meladani tim dari Ampenan. Pelan tapi pasti, para pemain dari Kecamatan  Selaparang mulai menunjukan pola permainan terbuka.

Selain melancarkan permainan menyerang, tim dari Kecamatan Selaparang juga mulai meningkatkan intensitas permainan. Akibatnya, kerap kali para pemain Ampenan dibuat kelabakan.

Namun demikian, disiplinnya lini bertahan Kecamatan Ampenan selalu menjadi ujian terakhir yang bisa dipatahkan oleh para pemain Selaparang. Alih-alih bisa meraup poin, para pemain Selaparang dibuat seolah putus asa dengan kokohnya lini pertahanan yang dibangun tim Kecamatan Ampenan.

Kecamatan Ampenan yang sadar terus ditekan rupanya tak rela jinak begitu saja. Perlahan-lahan, tim Kecamatan Ampenan mengubah strategi melalui passing-passing pendek yang terarah. Pola permainan ini rupanya membuat serangan yang dilancarkan Kecamatan Selaparang menjadi imbang.

Hingga memasuki menit ke-20, tak satu pun gol yang tercipta di babak itu. Kedua tim sama-sama menunjukan permainan yang bagus. Gol baru tercipta tepatnya di menit ke-33. Gola itu diciptakan pemain Kecamatan Ampenan lewat Zuhad Anama (8).

Ketinggalan satu gola rupanya membuat tim Kecamatan Selaparang berubah kian agresif. Mereka menolak tunduk di bawah dominasi permainan Kecamatan Ampenan. Sayang, hingga peluit jeda permainan dibunyikan, tak ada gol basalan yang dilesakan oleh Kecamatan Selaparang.

Memasuki babak kedua, tim Ampenan malah balik menekan. Kerjasama apik terus ditampilkan dalam menguasai bola. Strategi ini cukup membuat pemain Selaparang lebih mudah mengeksploitasi semua lini lapangan permainan.

Pola serangan yang dibangun rupanya berbuah di menit ke 87 lewat M Jafar (5). Ia berhasil menceploskan bola ke gawang Kecamatan Selaparang lewat umpan pendek salah seorang rekannya. Gol susulan Jafar ini berhasil merubah skor menjadi 2-0.

”Kita hanya mempersiapkan para pemain 3 minggu. Alhamdullah bisa raih emas,’’ ucap kepala pelatih tim Kecamatan Ampenan, Pupunk.

Kemenagan yang diraih, ungkapnya, dipersembahkan untuk Camat Ampenan dan semua warga setempat. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid