Seorang Petani di Sikur Jadi Korban Salah Sasaran Pemanah

Ilustrasi target panah. (IST/RADAR LOMBOK)

SELONG–Muhammad Muhsan asal Gunung Siu, Desa Montongbaan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur menjadi korban anak panah nyasar.

Berdasarkan laporan yang diterima Polsek Sikur dari pelapor Baiq Misnawati yang merupakan istri dari korban, peristiwa yang menimpa suaminya itu terjadi pada Minggu (1/5/5), sekitar pukul 08.30 WITA. Dalam laporan tersebut, terduga pelaku inisial AB dilaporkan.

Waktu itu, AB dan beberapa orang lainnya tengah latihan memanah di lahan kosong miliknya H Dahlan, yang beralamatkan di Gunung Siu, Desa Montongbaan, Kecamatan Sikur. Kemudian di sekitar lokasi tersebut aktivitas masyarakat tetap berjalan.

BACA JUGA :  Tak Tahan Lihat BH Dijemur, ML Mengambil Lalu Menggosok di Kemaluan

Dalam laporan tersebut diterangkan, bahwa waktu kejadian suami dari pelapor sedang pergi ke sawah miliknya yang terletak di belakang sasaran latihan memanah AB, dengan jarak sekitar 15 meter.

Tidak berselang lama, korban memanggil istrinya dan mengatakan bahwa dirinya terkena anak panah di wajahnya, tepatnya di bagian pipi sebelah kiri dan langsung dilarikan ke Puskesmas Sikur. Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan melayangkan laporan ke Polsek Sikur.

Dalam laporan tersebut, pelapor melaporkan AB atas tindak pidana kelalaian yang menyebabkan luka berat sebagimana dimaksud dalam Pasal 306 KUHP.

BACA JUGA :  Tak Tahan Lihat BH Dijemur, ML Mengambil Lalu Menggosok di Kemaluan

Terkait dengah hal tersebut, Kapolsek Sikur Iptu Dewa Astawa saat dikonfirmasi Radar Lombok membenarkan bahwa laporan tersebut sudah diterima oleh pihaknya. “Laporannya sudah masuk,” jawabnya, Selasa (3/5/2022).

Dikatakan, lokasi yang menjadi tempat latihannya terlapor tidak memiliki izin. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya akan memanggil para saksi untuk dimintai keterangan. Adapun terhadap terlapor AB sudah dimintai keterangan.

Dan informasi yang diserap Radar Lombok, kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan. (cr-sid)