Senggigi Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan Mancanegara

AIRASIA
WISATAWAN : Salah satu hotel bintang di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat. (DEVI HANDAYANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM Dukungan dari Maskapai penerbangan AirAsia yang membuta rute Perth-Lombok memberi dampak luar biasa terhadap industri pariwisata di Nusa Tenggara Barat.  Bahkan, kawasan destinasi wisata Senggigi, yang sempat sepi pascagempa bumi, kini sudah mulai menggeliat dengan kehadiran wisatawan mancanegara.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB Achris Sarwani mengatakan, penerbangan maskapai AirAsia sudah memberikan dampak positif. Hal itu bisa terlihat dari bisnis usaha perhotelan di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat.

”Hotel-hotel di Senggigi sudah merasakan dampak positifnya. Hal ini sesuai dengan hasil survei dunia usaha yang kami lakukan beberapa pekan lalu,” kata Achris, Sabtu (3/8).

BACA JUGA: Awan Lenticular Rinjani Tak Berkaitan dengan Gempa

Dijelaskannya, dari hasil survei yang dilakukan BI, para pengelola hotel di Senggigi sudah kembali mempekerjakan karyawannya. Di mana, sebelumnya banyak karyawan yang dirumahkan sementara, karena sepinya tamu atau wisatawan yang menginap pascagempa 2018 lalu. Selain bisnis perhotelan, sektor transportasi darat di Senggigi juga merasakan dampak positif dari penerbangan maskapai AirAsia tersebut.

”Banyaknya tamu asing yang menginap di Senggigi, mengakibatkan kembali tumbuhnya penyewaan jasa transportasi di Senggigi,” jelasnya.

Menurutnya, hal ini terjadi karena wisatawan mancanegara dari Australia justru lebih banyak datang ke kawasan wisata Senggigi dibandingkan dengan ke Kuta Mandalika. Mengingat pesona pantai di Senggigi memang sudah sejak lama banyak dikenal wisatawan mancanegara.

“Mereka (wisman) yang datang pakai AirAsia baik dari Malaysia maupun Australia, itu lebih memilih ke Senggigi. Makanya kiat lihat sekarang wisata di sana mulai ramai,” bebernya.

BACA JUGA: Berkunjung ke Mata Air Pengempok Desa Montong Baan Selatan

Maskapai AirAsia secara resmi mengoperasikan rute penerbangan yang menghubungkan Lombok dengan Perth. Maskapai berbiaya murah itu resmi mendaratkan pesawat perdananya di Lombok Internasional Airport (LIA) pada (9/6) lalu.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, tercatat jumlah wisatawan mancanegara yang mendarat di LIA pada Juni 2019 sebanyak 6.155 orang. Angka tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan, jika dibandingkan data Mei 2019 sebanyak 2.841 orang.

Dari data 6.155 orang yang mendarat di LIA, ada wisatawan Australia sebanyak 1.478 orang, Malaysia 867 orang, China 518 orang, dan Inggris sebanyak 406 orang. Selain itu, ada wisatawan asing asal Jerman sebanyak 277 orang, Singapura 256 orang, Prancis 239 orang, Amerika Serikat 149 orang, Jepang 77 orang. Dan negara-negara lainnya sebanyak 1.888 orang.

”Allhamdulillah, dari data yang ada tingkat kunjungan wisman sedikit meningkat,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS NTB Lalu Putradi, kemarin. (cr-dev)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid