Senat Unram Tetapkan Tiga Calon Rektor

Prof Lalu Husni Unggul Diikuti Prof Bambang, Prof Akmal Tersingkir

Ketiga Calon Rektor Unram berpose bersama usai penetapan oleh Senat Unram. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Senat Universitas Mataram (Unram) menggelar Rapat Khusus Senat dalam rangka Penyaringan Bakal Calon (Balon) Rektor dan Penetapan Calon Rektor

Universitas Mataram Periode 2022- 2026 di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram Senin (25/10). Dalam Rapat Khusus Senat tersebut, turut hadir keempat bakal calon (Balon) Rektor,  yakni Prof Akmaluddin, Prof Bambang Hari Kusumo, Dr H Djumardin dan Prof H Lalu Husni.

Ketua Senat Unram Prof H Agil Al Idrus mengatakan jika proses pemilihan Rektor Unram terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap penjaringan, tahap penyaringan, tahap pemilihan dan penetapan/pelantikan.

“Hari ini kita melakukan penyaringan bakal calon dan menetapkan menjadi 3 orang calon rektor. Alhamdulillah dalam proses yang dilaksanakan secara demokratis dengan persiapan yang begitu baik sehingga semua lancar, lancarnya itu dapat dilihat dari jumlah anggota senat yang berjumlah 60 orang semua hadir

memberikan suara secara luring,” kata Prof Agil, Senin (25/10).

Prof  Agil mengungkapkan jika terdapat satu orang anggota senat yang berhalangan hadir secara luring, karena sakit dan sedang dirawat di rumah sakit. Meskipun demikian, karena semangat untuk ikut dalam demokrasi pemilihan rektor ini, yang bersangkutan hadir dari rumah sakit, atas izin dokter panitia menjemput dan

BACA JUGA :  Tiga Tahun Sukiman-Rumaksi Pimpin Lombok Timur, Toreh Prestasi Tingkat Nasional hingga Internasional

hadir ke tempat proses pemilihan walaupun tidak masuk ke ruangan dan memberikan hak suaranya.

Berdasarkan Berita Acara Senat Unram Nomor 11150/UN18/KP/2021 tentang Penetapan Calon Rektor Unram Periode 2022-2026, menetapkan 1 Prof H Lalu Husni, 2 Prof Bambang Hari Kusumo, dan 3 Dr H Djumardin sebagai Calon Rektor Unram Periode 2022-2026. Sementara itu, Prof Akmaludin terpaksa tereliminasi dari pencalon rektor Unram untuk menuju tahap selanjutnya.

Penetapan tersebut berdasarkan perolehan suara hasil pemilihan oleh Senat Unram yang dituangkan dalam berita acara Nomor 11149/UN18/KP/2021 tentang Hasil

Perhitungan Suara Penyaringan Bakal Calon Rektor Unram Periode 2022-2026 dengan hasil Prof Akmaluddin tidak mendapatkan suara, Prof Bambang Hari Kusumo memperoleh 14 suara, Dr H Djumardin memperoleh 1 suara dan Prof H Lalu Husni memperoleh 45 suara, dengan total suara yaitu 60 suara.

“Tahap selanjutnya adalah pemilihan dari tiga calon rektor dipilih untuk ditetapkan satu yang menjadi rektor,” kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor  Dr Lalu Parman.

Hasil ini nantinya akan dikirim kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), sebelum dilakukan pemilihan rektor oleh Senat Unram  bersama Mendikbudristek.

BACA JUGA :  Dituntut 13 Tahun, Mantan Kadistanbun Minta Bebas

“Tiga hari setelah ini harus dikirim ke Mendikbudristek, oleh karena itu pada hari ini juga panitia akan menyiapkan semua dokumen-dokumen yang akan dikirim beserta lampiran yang menjadi persyaratan termasuk visi, misi dan lain-lain sebagainya,” jelas.

Dr Parman yang juga menjabat Sekretaris Senat Unram mengatakan, sesuai rencana pemilihan selanjutnya bersama menteri dijawalkan pada 3 Januari sampai

dengan 21 Februari 2022, dan sedapat mungkin akan diadakan secara luring di Unram. Meskipun demikian, Panitia juga telah menyediakan opsi daring dengan

menggunakan e-voting. Nanti tentu tergantung dari bagaimana kesepakatan dengan menteri, tapi yang biasa dilakukan adalah menteri atau pejabat yang mewakili datang ke Unram.

“Kita di Unram dengan panitia sudah memeberikan ruang yang cukup lebar, sehingga kementerian nantinya dapat memilih. Dari Kementrian itu ada 35 suara dan dari kita 60 suara, Harapannya semoga lancar dan semoga kita dapat menetapkan rektor sesuai dengan waktunya yaitu ditanggal 7 Maret 2022”, tandasnya.  (adi)