Sembilan Penjahat di Loteng Berhasil Diborgol

DIAMANKAN : Para pelaku kejahatan yang berhasil diamankan Polres Lombok Tengah, Jumat kemarin (3/9). (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Satreskrim Polres Lombok Tengah berhasil mengungkap delapan kasus dengan sembilan tersangka dalam kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Para pelaku kejahatan ini berhasil diringkus dalam kurun waktu tiga minggu terakhir ini.

Rinciannya, empat kasus curat dengan tiga orang tersangka. Dalam kasus ini diamankan barang bukti berupa satu unit mesin perahu, satu buah handphone dan satu buah CPU komputer dalam kondisi sudah dikanibal serta satu unit monitor. Sementara untuk kasus curas ada dua kasus dan dua tersangka. Dalam kasus curas ini diamankan satu unit mobil dan dua buah handphone. Untuk kasus curanmor berhasil diungkap dua kasus dengan dua tersangka serta mengamankan sekitar empat sepeda motor.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono mengungkapkan, untuk kasus curat pelakunya Mustafa, 27 tahun, warga Dusun Petelue Desa Tumpak Kecamatan Pujut. Mustafa mencuri mesin perahu Selamet Alias Amaq Sapar yang juga warga Dusun Petelue Desa Tumpak. Pelaku curat lainnya yakni Abdul Hamid, warga Desa Sukadana Kecamatan Pujut atas kasus curat yang menimpa Fayoan, warga Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah. ‘’Ada juga pelaku curas yang kasusnya terjadi di Praya Timur dan kasus curanmor di beberapa tempat yang berhasil diungkap dalam tiga minggu terakhir ini,” ungkap Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono, Jumat (3/9).

BACA JUGA :  Kasus LTC, Polisi Tempuh Upaya Mediasi

Dari sembilan pelaku kejahatan ini, empat di antaranya merupakan pemain lama atau spesialis. Sementara lima masih diduga menjadi pemain baru, bahkan dari pelaku sepesialis ini ternyata terungkap jika mereka sudah melancarkan berbagai aksi kejahatan di berbagai wilayah di pulau Lombok. “Kita temukan beberapa TKP yang terjadi di wilayah hukum Polres Mataram, makanya kita masih terus mendalami ini,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tiga Nama Calon Sekda Loteng Dikantongi Bupati

Lebih jauh disampaikan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dan pengungkapan berbagai kasus yang dapat menggangu kamtibmas di wilayah tersebut. terlebih saat ini khususnya di Lombok Tengah sedang dilakukan persiapan berbagai event internasionnal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. “Maka untuk mewujudkan kamtibmas itu, kita harus terus berupaya dalam menekan terjadinya kasus curas, curat dan curanmor ini. Meski dari berbagai kasus yang berhasil kita ungkap ini, tidak ada satupun pelaku yang menyasar korban yang merupakan wisatawan asing yang berlibur ke Lombok,” tegasnya. (met)