Sembilan Kapal Pesiar Dijdawalkan Bersandar di Gili Mas

KAPAL PESIAR: Kapal pesiar yang pernah singgah di Pelabuhan Gili Mas pada tahun 2019 lalu. Tahun ini, ada sembilan kapal pesiar dijadwalkan bersandar. (Dok/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Kabar baik bagi dunia yang pariwisata NTB. Tahun ini ada sekitar sembilan kapal pesiar yang dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Gili Mas Lembar.  Kapal pesiar rencananya akan mulai datang pada bulan Februari. Beberapa tahun terakhir tidak ada kapal pesiar yang bersandar karena pandemi Covid-19.

General Manager (GM) Pelindo III, Baharuddin, menjelaskan, dari informasi yang sudah diterima, akan ada sembilan kapal yang akan singgah di Pelabuhan Gili Mas. Kapal yang akan bersandar diantaranya  Golden Horizon yang dijadwalkan bersandar pada 17 Februari mendatang. Lalu pada 11 April akan ada kapal Norwegian Spirit. Kemudian pada bulan September ada Royal Princess . Di bulan Oktober, kapal Star Breeze dijadwalkan bersandar di Gili Mas sebanyak dua kali yakni tanggal 27 dan 29 Oktober. Disusul jadwal bulan November di tanggal 23 ada kapal Viking Orion.

BACA JUGA :  Untungkan Hotel Tertentu, Festival Senggigi Disorot Dewan

Sementara untuk bulan Desember dijadwlakan ada tiga kapal pesiar yang akan berlabuh di Gili Mas. Di tanggal 12 Desember terdapat dua jadwal kapal, ada Viking Mars dan Noordam. Serta di tanggal 31 Desember 2022 tercatat akan ada kapal Vasco Dagamma. “Itu berdasarkan jadwal yang kami terima. Rencananya akan mulai dari bulan Februari sampai Desember tahun ini,” tegasnya.

Sehingga berbagai fasilitas di pelabuhan akan dimantapkan. Termasuk kelayakan dermaga dan pelabuhan untuk menyambut para wisatawan kapal pesiar tersebut. Mengingat selama pandemi ini, jadwal singgah kapal pesiar di Gili Mas dapat dikatakan vakum.

Bahar menambahkan, Pelabuhan Gili Mas  juga diupayakan menjadi salah satu titik simpul penyandaran kapal pesiar sebagai alternatif Hotel Terapung untuk gelaran MotoGP nanti. “Kami dari Pelindo sedang mengusulkan agar kapal pesiar bisa menjadi hotel terapung,” katanya.

BACA JUGA :  RS Awet Muda Berencana Pakai Tenaga Outsourcing

Hal ini dalam rangka mendukung  kelancaran pelaksanaan MotoGP melalui penyediaan fasilitas salah satunya hotel terapung. Hal ini jelasnya, yang perlu dibahas secara teknis dengan Pemda.  Disamping itu, tentunya tiket MotoGP ini sudah dijual menjadi satu paket kapal pesiar. Sehingga orang datang dari kapal pesiar bisa sekalian nonton MotoGP. MotoGP ini menjadi salah paket wisata bagi tamu kapal pesiar selain ke lokasi wisata lainnya. “ Kalau sudah dibuka akses, para owner kapal pesiar itu akan mulai jual tiket, salah satunya nonton MotoGP,” ungkapnya.(ami)