Sembilan Calon Berebut Kursi Direksi PDAM

H. Sahabuddin
H. Sahabuddin.(M. GAZALI/RADAR LOMBOK)

SELONG-Pendaftaran calon direksi utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (Lotim) telah ditutup. Sebanyak sembilan orang yang telah mendaftar akan bersaing memperebutkan kursi pimpinan di perusahaan milik daerah itu.

Pengangkatan pimpinan PDAM ini dilakukan melalui Pansel.  Hal itu mengacu pada ketentuan yang ada. Terlebih lagi Dirut PDAM yang sekarang  dijabat oleh seorang pelaksana tugas. Proses selanjutnya, sembilan orang itu akan mengikuti beberapa tahapan.” Sudah sembilan orang yang telah medaftar,” ungkap Asisten II Setda Lotim yang juga ketua Pansel, H. Sahabuddin, Selasa (10/3).

Tapi ia mengaku belum mengetahui nama-nama dari sembilan orang yang telah mendaftar itu. Yang jelas kata dia dari sembilan orang yang mendaftar itu, semuanya telah memenuhi syarat. Tahapan selanjutnya, mereka tinggal mengikuti sejumlah tahapan tes.  Mulai dari tes tulis, pemaparan makalah,  wawancara dan lainya. Semua tahapan itu disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh tim pansel.” Berkaitan dengan tahapan seleksinya itu, kita akan komunikasikan dengan tim UKK ‘’ ungkapnya.

Pelaksanaan seleksi diupayakan bisa segera selesai. Sehingga dalam waktu dekat ini PDAM sudah memiliki pimpinan definitif. “Kita upayakan bulan ini semuanya sudah rampung ‘’ jawabnya.

Diketahui, selain direksi PDAM, pansel sebelumnya  juga telah dilakukan terhadap dua perusahan daerah lainnya yaitu PD Agro Selaparang dan PT Energi Selaparang. Pansel terhadap dua BUMD itu juga karena pimpinan sebelumnya berstatus Plt. Selain itu, pelaksanaan pansel ini   bertujuan untuk mencari pemimpin yang profesional dan punya kapabilitas untuk mengurus perusahaan ini. Terlebih lagi,    sebelumnya penyertaan modal yang digelontorkan oleh Pemkab Lotim ke BUMD tersebut terutama Agro dan Energi Selaparang tidak sebanding dengan keuntungan yang didapatkan. Tapi diawal  2020 ini, perlahan Agro, Energi Selaparang,  telah mulai menunjukkan neraca keuangan yang positif. Hal itu dilihat dari laba  bersih berjalan yang dikantongi di Januari 2020. Dimana Agro  meraup laba sebesar Rp 105 juta sedangkan Energi Selaparang sebesar Rp 86 juta lebih.

Tren positif yang mulai ditunjukkan oleh Agro dan Energi Selaparang  sebagai langkah awal yang baik, supaya kedepannya terus lebh baik dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Terlebih lagi di tahun 2020 ini, Pemkab Lotim kembali menggelontorkan penyertaan modal tambahan untuk menunjang usaha yang dikelola oleh dua perusahaan itu.

‘’ Di tahun 2020 ini, Agro mendapatkan suntikan modal Rp 2 miliar. Sedangkan Energi Selaparang Rp 1 miliar. Dengan adanya tambahan modal  kedua perusahaan itu diharap akan semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerjannya,”  Kata Kabag Ekonomi Setda Lotim M. Azlan beberapa hari lalu.

Selain Agro dan Energi Selaparang,Pemkab Lotim juga menggelontorkan modal di 2020 untuk PDAM sebesar Rp 4 miliar.(lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid