Seleksi Penerimaan Polisi Dibuka, Dijamin Tak Ada Pungli

Seleksi Penerimaan Anggota Polisi Tahun 2018
Seleksi Penerimaan Anggota Polisi Tahun 2018 (DERY/RADARLOMBOK)

MATARAM – Polda NTB melalui Biro SDM membuka seleksi penerimaan Anggota Polisi tahun 2018. Posisi yang dibuka adalah Akpol, Bintara, dan Tamtama.

Kombes Pol. Eka Satria Bhakti, S.IK mengatakan, seleksi terpadu ini dibuka sejak 28 Maret sampai 12 April 2018. Pelaksanaan pendaftarannya serentak secara nasional . Adapun tahapan seleksinya yaitu mulai dari pemeriksaan  administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap 1, pemeriksaan psikologi, uji kesamaptaan jasmani, ujian renang, pemeriksaan anthropometri,  pemeriksaan kesehatan tahap 2, tes akademis, pemeriksaan kesehatan jiwa, pemeriksaan administrasi akhir, dan sidang kelulusan.

Sejauh ini sudah ada yang mendaftar baik secara online maupun secara manual. Secara online selama seminggu sudah mencapai 72 orang. Pria 59 orang dan wanita 13 orang. Bintara 1.071 yang di mana  yang sudah mendaftar peserta pria terdiri dari 660 dan bintara wanita 211 peserta. Dari jumlah tersebut yang sudah melakukan verifikasi data dan sesuai persyaratan tinggi badan dan berat  adalah sebanyak 95 orang calon bintara laki-laki dan 13 orang calon bintara wanita. Demikian juga untuk Tamtama Polri yang mendaftarkan secara online sebanyak 114 orang. Kemudian yang sudah melakukan verifikasi baru mencapai 9 orang.

Mengenai kouta, tahun ini mengalami penurunan yang sebelumnya pada 2017 kouta 146 bintara polisi tugas umum dan 8 orang polwan.  Sedangkan untuk tahun 2018 kuota penerimaan bintara hanya sebanyak 138 orang dan 9 orang Polwan. Sementara untuk Akpol kuota tahun 2017 kemarin yang dikirim dari Polda NTB sebanyak 9 orang  namun yang lulus di tingkat pusat hanya 4 orang. Terkait dengan penurunan kouta tahun ini Polda NTB akan mencoba mengusulkan ke Mabes Polri agar setidaknya bisa sama dengan tahun lalu  atau bertambah  karena kebutuhan di Polda NTB masih banyak. “Kuota bisa saja berubah, untuk itu kami masih berupaya  agar ada penambahan kuota. Berdasarkan kerawanan, kebutuhan organisasi dan rencana perubahan tipologi Polda NTB tentunya memerlukan banyak anggota,” terang Kombes Pol. Eka Satria Bhakti.

Terkait dengan isu maraknya pungli dalam hal rekrutmen, masyarakat diminta untuk tidak percaya pada pihak-pihak tertentu yang mencoba menjanjikan kelulusan dengan alasan mengeluarkan sejumlah uang. Calon polisi yang mendaftar juga diharapkan percaya pada diri sendiri dan jika ingin lulus tentu harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin.

Terkait dengan tindakan melakukan penyuapan, jika itu bisa dibuktikan maka peserta akan didiskualifikasi. Selain itu upaya penyuapan bisa jadi kena pidana. Kaitannya dengan adanya unsur pungli pihak panitia tidak akan melakukan hal itu namun tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan Biro SDM Polda NTB. Untuk itu masyarakat diminta jangan percaya akan hal tersebut. (cr-der)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut