Seleksi Pejabat Eselon II, 13 Pejabat Adu Ide dan Gagasan

WAWANCARA: Para pejabat yang ikut seleksi sedang memaparkan gagasan dan program di depan panitia seleksi (7/12). (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Sebanyak 13 pejabat eselon III yang ikut dalam seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Lombok Barat mengikuti sesi wawancara dan penyampaian makalah terkait posisi jabatan yang mereka incar.

Pelaksanaan tes tulis dan wawancara dilakukan Senin (7/12) kemarin. Para peserta secara berkelompok diminta menyampaikan gagasan dalam makalah yang sudah disusun. Pansel terdiri dari Sekda Lombok Barat Dr. H. Baihaqi, Dr. H. Ihsan Rois,  Dr. H. Muhammad Salahuddin, Dr.Muazar Habibie dan Asisten III H. Mahyudin. 13 Pejabat yang ikut seleksi yaitu untuk pelamar di BKPSDM Lobar ada Hery Ramadhan (PLT dinas PMD Lobar), H. Bahruddin Basya, H. Lalu Moh. Hakam (Kabag Protokol), Agus Rahmat Hidayat (Kabag Ekonomi Setda Lobar) dan Syahrudin (Camat Batulayar).

Pada jabatan staf ahli yaitu H. Bahruddin Basya, I Gusti Bagus Krisnu Darma, Agus Rahmat Hidayat, H. Lalu Najamuddin, Suryakin, H. Akhmad Rozi, Ahmad Nuralam, H. Mulyadi dan Mawardi Gupran.  Untuk jabatan kepala Dinas PMD ada beberapa nama masing-masing H. Lalu Moh. Hakam, Syahrudin, Ketut Ahmad Sandiasa dan Hery Ramadhan.

Plt Kepala BKPSDM Lobar, Suparlan, menjelaskan, setelah melalui proses beberapa tahapan, saat ini seleksi terbuka sudah sampai pada tahap wawancara.” Hari ini tahapan wawancara, peserta yang ikut diminta memaparkan gagasan dan program mereka terhadap jabatan yang mereka lamar,” tegasnya.

Sesi ini digelar hanya satu hari. Setelah tahapan ini , Pansel akan menyerahkan hasilnya ke Bupati Lombok Barat tentunya sesuai dengan peringkat nilai dari masing-masing peserta.”Target kita pertengahan atau akhir tahun 2020 sudah bisa dilantik, sehingga tahun 2021 mereka sudah bisa langsung bekerja,” tegasnya.

Salah satu peserta seleksi, Hery Ramadhan, menjelaskan, pelaksananaan seleksi digelar sangat terbuka mulai dari awal hingga tahap akhir.”Proses pelaksanaan seleksi sangat terbuka, saya baru pertama kali ikut seleksi, tadi kita di dalam adu gagasan dan program,” tegasnya.

Hery yang sekarang menjabat sebagai PLT Kepala Dinas PMD menuturkan, dirinya ikut dan sudah mempersiapkan diri. Isi makalah yang disusun terkait dorongan untuk menjalankan fungsi pemberdayaan di desa.”Saya ikut dua jabatan yakni BKPSDM dan Dinas PMD,” tegasnya.

Saat diwawancarai, pihaknya mendorong agar Dinas PMD benar-benar menjalankan fungsi pemberdayaan desa, dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di desa, dengan begitu desa akan lebih produktif dan menjadi desa yang mandiri.(ami)