Selamat Datang Irjen Pol Muhammad Iqbal, Terima Kasih Irjen Pol Tomsi Tohir

Tiba di Mapolda, Kapolda NTB Disambut Jajar Kehormatan

DERY HARJAN/RADAR LOMBOK JAJAR KEHORMATAN: Kapolda NTB yang baru, Irjen Pol Muhammad Iqbal S.I.K, ketika hari pertama tiba di Mapolda NTB, dan disambut dengan jajar kehormatan, Senin kemarin (11/5).

MATARAM – Sesuai surat telegram (ST) Kapolri, Nomor: ST/1378/V/KEP /2020 tanggal 1 Mei 2020 tentang mutasi jabatan di lingkungan Polri, dan sebagai tindak lanjut serah terima jabatan (Sertijab) Kapolda NTB yang telah dilaksanakan melalui video conference (Vicon), Jumat lalu (8/5). Maka terhitung Senin kemarin (11/5), Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K, telah mulai melakukan tugas pertamanya, yang disambut dengan jajar kehormatan didepan penjagaan Mapolda NTB.

Selanjutnya Kapolda langsung menuju ruang kerja, untuk kemudian menerima laporan satuan, dan menanda tangani memorial Sertijab. Berikutnya, Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal S.I.K dan Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir M.Si, juga menyempatkan diri untuk komunikasi dan wawancara dengan awak  media.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal S.I.K, menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan pimpinan yang telah menunjuknya sebagai Kapolda NTB, dan akan bekerja keras secara bersama-sama dengan Forkompinda dan intansi terkait, untuk membantu Pemerintah Provinsi NTB dalam memajukan pembangunan di NTB.

Kapolda juga menjelaskan, Polri tidak akan bisa berhasil apabila bekerja sendiri. Sehingga dibutuhkan dukungan dari semua pihak, baik itu pemerintah provinsi, maupun kabupaten/kota, instansi terkait, Tuan Guru, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan berbagai elemen masyarakat. Termasuk rekan-rekan  media juga sangat berperan dalam pemberitaan yang menyejukan. Sehingga situasi Provinsi NTB tetap kondusif dan pembangunan dapat terlaksana dengan baik, guna kesejahteraan masyarakat NTB.

Sebagai Kapolda NTB yang baru, tentu masih banyak masyarakat NTB yang belum mengetahui siapa sosok Irjen Pol Muhammad Iqbal. Menurut Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, S.I.K, bahwa Kapolda NTB yang baru ini memiliki pengalaman di bidang Lantas, dan beberapa jabatan pernah dia tempati, baik tingkat daerah maupun di Mabes Polri.

Irjen Pol Muhammad Iqbal, lahir di  Palembang, 4 Juli 1970. Ia merupakan alumni Akpol tahun 1991, atau satu tingkat di bawah Irjen Pol Tomsi Tohir, mantan Kapolda NTB yang kini dimutasi menjadi  Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik.

Sebelum menduduki jabatan Kapolda NTB, ada beberapa jabatan yang pernah dipangku Irjen Pol Muhammad Iqbal, diantaranya tiga kali pernah menjabat sebagai Kasat Lantas, yakni Kasat Lantas Polres Kota Baru Polda Kalselteng (1994), kemudian Kasat Lantas Poltabes Pekanbaru Polda Riau (2000), dan Kasat Lantas Polwiltabes Surabaya Polda Jatim (2007).

Kemudian beberapa jabatan strategis lainnya yang pernah diemban, yaitu Kapolres Gresik Polda Jatim (2008), Kapolres Sidoarjo Polda Jatim (2009), dan Wakapolwiltabes Surabaya Polda Jatim (2010). Selanjutnya Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya (2011), Kapolres Jakarta Utara Polda Metro Jaya (2012), Kabid Humas Polda Metro Jaya (2015), Analis Kebijakan Madya Bidang Dalops Sops Polri (dalam rangka Sespimti) (2016), Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim (2016), Karopenmas Divhumas Polri (2017), Wakapolda Jawa Timur (2018), dan jabatan terakhir sebelum menjadi Kapolda NTB, yaitu Kepala Divisi Humas Polri (2018).

Kini setelah resmi dilantik menjadi Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal, berkomitmen untuk mengawal pembangunan yang selama ini berjalan di NTB. Ia juga ingin terus berjuang untuk bagaimana agar wabah virus corona yang saat ini melanda semua daerah, bisa segera berakhir. Dari laporan yang diterima jajarannya, sejauh ini Polda NTB telah banyak berbuat untuk masyarakat selama masa pandemi virus corona.

Langkah kemanusiaan berupa penyemprotan disinfektan, dan pembagian Sembako terus dilakukan. Begitu juga dalam hal penindakan, pihaknya melakukan razia untuk membubarkan warga yang sedang berkerumun. Selanjutnya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, polisi juga rutin melakukan patroli, baik siang maupun malam. “Upaya ini akan terus kami lakukan,” ucap Iqbal, saat ditemui di hari pertamanya berdinas di Polda NTB, Senin (11/5).

Selanjutnya, menyikapi persoalan kasus kriminalitas yang belakangan ini terus terjadi selama pandemi corona, Kapolda juga berjanji akan menjadikan atensi. Iqbal mengatakan aski kriminalitas selalu ada di semua daerah, dan itu terjadi hampir setiap harinya, termasuk saat pandemi corona. Khusus di NTB sendiri, angkanya mengalami penurunan selama pandemi corona ini. Hal itu akan menjadi PR baginya, untuk bisa terus dipertahankan dan bila perlu terus ditekan sehingga NTB benar-benar kondusif.

Dalam hal ini, pihaknya akan memaksimalkan kekuatan personil yang ada. Selain itu kerja sama dan kemitraan secara sinergis dengan Pemda, TNI dan seluruh elemen masyarakat, sebagai bagian dalam upaya mewujudkan stabilitas Kamtibmas yang akan terus digalakkan. “Tentu kita tidak bisa bekerja sendiri,” ucap Iqbal.

Bukan hanya soal kriminalitas sambungnya, permasalahan lain juga tetap akan menjadi atensi. Untuk itu, dia berharap dukungan dari masyarakat NTB. ”Tanpa masyarakat, kita tidak ada artinya,” tegas Iqbal.

Kesan Irjen Pol Tomsi Tohir Selama Berdinas di NTB

Irjen-Pol-Tomsi-Tohir
Irjen Pol Tomsi Tohir

Sementara itu, bagaimana kesan mantan Kapolda NTB, Irjen Pol Tomsi Tohir, selama empat bulan berdinas di NTB? Memang waktu yang singkat, namun menurutnya banyak kesan yang didapatkan selama ini.

Dinamika di wilayah NTB menjadi tantangan tersendiri baginya. Terutama masalah kriminalitas. Hanya saja, ia bersyukur permasalahan-permasalahan kriminalitas selama dia menjabat dapat diatasi oleh jajarannya.

“Di sini saya merasa terdukung dengan kemampuan para pejabat utama yang mumpuni. Saya melihat potensi yang luar biasa dimiliki oleh para Direktur, Kepala Biro, juga dibantu oleh Wakapolda yang pekerja keras,” ungkap Tomsi Tohir.

Selama masa kepemimpinannya, pelaku perampokan, pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pembunuhan serta kriminalitas lainnya, ditindak dengan tegas. “Ada 307 kasus Curat, Curanmor, dan Curas terungkap dalam sebulan. Untuk pelaku kejahatan, ada 395 orang yang kita amankan. Semenjak saat itu angka kriminalitas mulai menurun,” bebernya.

Selain berhasil menekan angka kriminalitas, Tomsi Tohir juga mengaku berhasil dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan peredaran gelap narkoba. “Saat baru menjabat, angka kecelakaan lalu lintas cukup tinggi. Ada 600 orang yang meninggal di jalan. Sejak saat itu kita cari permasalahannya dan kita lakukan berbagai macam upaya, dan Alahamdulillah terjadi penurunan kemudian,” lanjutnya.

Di bidang pemberantasan tindak pidana narkotika, pihaknya juga cukup banyak melakukan pengungkapan, terutama di wilayah Kota Mataram, yang sejauh ini menjadi tempat transaksi dan pesta narkotika. “Penangaanan tindak pidana di Dit Reskrimus juga saya sangat apresiasi,” tuturnya.

Terkait konflik atau gejolak di masyarakat, Tomsi Tohir juga mengaku cukup banyak. Tetapi itu skalanya kecil, dan semua bisa teratasi. Sebab, di NTB ini jika ada permasalahan, semuanya bergerak untuk ikut mengatasi, terutama yang ada di jajaran Forkopimda dan para tokoh agama. ”Semuanya kompak, dan jalinan silaturahimnya juga sangat bagus. Setiap permasalahan dapat diselesaikan, sehingga tidak membesar,” ucapnya.

Terakhir, hal yang membuat Irjen Pol Tomsi Tohir sangat terkesan selama di NTB, adalah keindahan alamnya. Hal itu menurutnya yang patut disyukuri oleh masyarakat NTB. Jika bisa tetap dijaga dan dikelola dengan baik, dia yakin NTB ke depannya akan menjadi daerah yang sangat maju di Indonesia.

“Demikian jika virus Covid-19 ini sudah berakhir, sektor pariwisata diyakini akan dapat menjadi harapan untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Kita berdoa saja, semoga wabah virus ini segera berakhir,” tutupnya. (der)