Sekolah Pinggiran di Lombok Timur Siap USBN

Sekolah Pinggiran di Lombok Timur Siap USBN
SIAP USBN: Anak-anak sekolah pinggiran diklaim siap mengikuti USBN dengan 8 Mapel. (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG–Wacana pemerintah menerapkan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk semua sekolah dengan 8 mata pelajaran menuai pro dan kontra. Namun bagi sekolah-sekolah yang berada di pinggiran seperti di Maringkik, Kecamatan Keruak Lombok Timur mengaku siap menyongsong implementasi wacana tersebut.

“Meski kita berada di pinggiran, tapi kita siap kalau memang aturan itu harus diterapkan,” kata Kepala Unit Dikpora Keruak, Mastur , Kamis (4/1).

Ia menegaskan, model kurikulum dan sistem pengajaran yang dilakukan semua sekolah sama. Pihaknya mengaku tidka perlu khawatir bersaing dengan sekolah yang berada di pusat perkotaan.

Hanya saja, yang menjadi kendala ucapnya, jika pemerintah akan menerapkan USBN seperti SMP berbasis komputer. Dipastikan model ujian seperti ini belum bisa dilaksanakan pihaknya.

Kesiapan pihaknya menggelar USBN dengan 8 Mapel, sebutnya, lantaran sudah ada panduan setiap mata pelajaran. Panduan itu sudah tertuang dalam kurikulum.

“Sebenarnya yang ditakutkan saat ini adalah Mapel berskala nasional. Namun intinya yang paling penting adalah ketekunan guru,” jelasnya.

Untuk bisa mendapatkan hasil yang bagus, lanjutnya, yang difokuskan pihaknya yakni bisa meningkatkan kemampuan guru dan penunjang- penunjang pendidikan lainnya. Dengan begitu, mendapatkan lulusan yang professional. (cr-wan)