Seimbangkan Pekerjaan dan Pendidikan

Dia’ul Jannah Zaenudin (Fahmy/Radar Lombok)

Meski statusnya sebagai pegawai honor di Pemeritah  Kota Mataram, Dia’ul Jannah Zaenudin atau yang akrab disapa Luluk tetap menjalani kewajibannya menuntut ilmu untuk bisa meraih status sarjana sebagaimna cita-citanya.

Ia bekerja sebagai staf pribadi Sekretaris Daerah Kota Mataram. Pekerjaan ini membuat dirinya tidak bekerja sebagai pegawai Pemkot pada umumnya. Ia baru bisa pulang setelah Sekda pulang. Dengan kondisi ini Luluk harus pintar mengatur waktu sebab ia juga  mengambil kuliah sore hari di salah satu universitas swasta di Mataram.”Kalau sudah jam pulang bapak masih ada, saya izin pulang duluan karena harus kuliah,” ungkap gadis cantik kelahiran 3 April 1997 ini.

Aktivitas sebagai honorer ia lakoni atas permintaan keluarga. Sebelum di Unizar, Luluk tercatat sebagai mahasiswa di IAIN Mataram mengambali jurusan Tadris Biologi. Tetapi karena tidak ada jam kuliah sore, ia memutuskan keluar dan memilih kampus lain.

Di Unizar ia tercatat berada di semester 1 mengambil  jurusan Ekonomi. Selama kuliah ia mengaku sering risih karena kuliah tidak sempat ganti baju. Ia sering masuk kelas menggunakan baju seragam kantor.

Namun meskipun begitu semua ini ia jalani dengan santai dan senang hati sebab bagi alumni SMA 3 Mataram ini, pendidikan dan pekerjaan itu harus seimbang. Perempuan sudah seharusnya mendapatkan pendidikan yang tinggi.(ami)