Sehari Lima Orang Meninggal, 31 Kasus Baru Positif Corona

UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 18 Juli 2020.
UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 18 Juli 2020.
Advertisement

MATARAM–Kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 di Provinsi NTB   mengalami peningkat pada Sabtu (18/7).

 Dari 31 pasien positif baru, terdapat lima kasus kematian. Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi  lima tambahan kasus meninggal tersebut, satu diantaranya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (12/7) lalu yakni pasien nomor 1562 atas nama S, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Sempat dirawat di Ruang Isolasi RSUD HL Manambai Abdulkadir dengan kondisi baik sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

 Selanjutnya, empat orang kasus baru meninggal lainnya marupakan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari Lombok Barat tiga orang.  Mereka  pasien nomor 1705 atas nama  F, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19. Kedua, pasien nomor 1706 atas nama PH laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19 dan ketiga, pasien nomor 1708 atas nama B, laki-laki, usia 75 tahun, penduduk Desa Dopang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.  Kemudian, satu orang tambahan kasus baru meninggal terdapat dari Lombok Tengah yakni,pasien nomor 1707 atas nama  LDI, laki-laki, usia 69 tahun, penduduk Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

 Selain lima kasus meninggal tadi, ada 31 kasus positif baru setelah dilakukan pemeriksaan 153 sampel  di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD Praya. Rincian tambahan kasus baru positif tersebut, masih dinominasi pasien asal Kota Mataram sebanyak 10 orang dan Lombok Barat juga 10 orang tapi tiga diantaranya masuk tambahan kasus meninggal. Kemudian tambahan kasus lainnya terdapat dari Lombok Tengah enam orang dan satu orang masuk tambahan kasus meninggal, Lombok Timur satu orang, Kabupaten Sumbawa satu orang tapi masuk dalam tambahan kasus meninggal, Kabupaten Bima satu orang dan tiga orang dari luar Provinsi NTB.

   Sementara, penambahan 19 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Yang terdapat di Kota Mataram tujuh orang, Lombok Barat delapan orang, Lombok Tengah satu orang dan Kota Bima tiga orang. “Dengan adanya tambahan 31 kasus baru terkonfirmasi positif, 19 tambahan sembuh baru, dan lima orang kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (Sabtu,red) sebanyak 1.725 orang, dengan perincian 1.097 orang sudah sembuh, 94 meninggal dunia, serta 534 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”beber Lalu Gita Aryadi melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Sabtu malam (18/7/2020).

  Selain tambahan tersebut, dijelaskan juga hingga saat ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.342 orang dengan perincian 472 orang (20%) PDP masih dalam pengawasan, 1.870 orang (80%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.936 orang, terdiri dari 276 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 6.660 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 13.712 orang, terdiri dari 1.128 orang (8%) masih dalam pemantauan dan 12.584 orang (92%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 68.821 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.725 orang (3%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 67.096 orang (97%),”jelasnya.

 Ia juga menyampaikan permaklumkan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1687 yang semula diumumkan berjenis kelamin perempuan, bahwa pasien sesungguhnya berjenis kelamin laki-laki. (Sal).

BACA JUGA :  24 Kasus Baru Positif, Satu Orang Meninggal
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid