Sebanyak 125 Kasek Dimutasi

DILANTIK: Bupati Lombok Barat mengambil sumpah jabatan ratusan kepala sekolah yang ada Kabupaten Lombok Barat. (IST/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 125 kepala sekolah dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), Rabu (10/11). Selain menggeser, bupati juga mengangkat sejumlah guru ahli madya menjadi kepala sekolah. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Bencingah Agung kantor Bupati Lombok Barat.

Kepala sekolah yang dilantik sebanyak 125 orang dengan rincian kepala SMP sebanyak 25 orang, kepala SD 99 orang dan kepala TK satu orang. Selain itu ada juga yang mendapatkan  demosi yaitu kepala SD sebanyak 2 orang dan  kepala SMP satu orang.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dalam arahannya mengatakan, ketika diangkat di level apapun, jabatan tersebut adalah amanah, yang selalu menyertai pelantikan yang artinya amanah itu adalah kepercayaan. “ Ketika diangkat di level apapun kata amanah selalu menyertai pelantikan, artinya amanah itu adalah kepercayaan. Bapak dipercaya, maka jaga dan rawat kepercayaan ini, siram dengan hal-hal baik prestasi dan kreativitas. Jangan sampai kebalikan dari amanah itu menjadi khianah,” ungkap Fauzan.

Selanjutnya, kepala sekolah dipesan menjaga hubungan dengan stakeholder yaitu dengan para guru di sekolah, para siswa, wali murid dan menjaga hubungan dengan masyarakat yang ada di lingkungan sekolah.

Semua itu, sambungnya, harus dijaga dan dirawat supaya sekolah kondusif dan menjadi kebanggaan masyarakat. Ia juga mengingatkan menjadi pemimpin tidak melulu memerintah. “ Kalau melulu memerintah semua bisa memerintah tinggal tunjuk, tapi memimpin itu adalah soal pandai mendengar aspirasi guru, orang tua/wali dan masyarakat sekitar sekolah. Itu diramu menjadi sebuah kebijakan. Kalau pandai meramu, maka insyaallah tidak ada gejolak di sekolah,” sambungnya.

Kemudian Fauzan juga berpesan terkait pengelolaan anggaran di masing-masing sekolah.” Saya sampaikan jangan pernah mengambil kebijakan hanya dengan niat baik, karena uang yang dikelola uang masyarakat itu uang negara. Apa yang kita keluarkan merupakan basisnya kebijakan dan peraturan yang berlaku. Kita melihat tujuan baik tapi mengabaikan yang bersifat administrasi,” tegasnya.

Kepada seluruh ASN di sekolah, Fauzan berpesan harus berfungsi menjadi humas negara tidak hanya menjadi humas Pemda. Untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten termasuk membantu menyosialisasikan bahaya Covid-19. “Bukan menolak apalagi memprovokasi masyarakat untuk menolak (vaksin),” pungkasnya.

Bupati melantik para kepala sekolah didampingi SekdaH. Baehaqi, Asisten I H. Agus Gunawan, Kepala Dinas Dikbud, H.Nasrun, Sekretaris Sat Pol PP I Ketut Rauh dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lombok Barat H.Lalu Moh Hakam. (ami)