Sebagian Besar Petahana Keok

NYARIS RICUH : Massa berkumpul di Kantor Desa Ombe Baru Kecamatan Kediri kemarin dalam rangka mengawal penghitungan suara calon Kades (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG – Secara umum pelaksanaan Pilkades serentak di Lombok Barat kemarin berlangsung aman dan lancar. Di Desa Ombe Baru Kecamatan Kediri, keributan yaris terjadi lantaran sengitnya persaingan antar calon. Disini selisih suara antara peraih suara terbanyak dengan peraih suara terbanyak kedua hanya sebiji. Beruntung aparat Polres Lobar sigap sehingga kericuhan tidak terjadi.

Di Pilkades Ombe Baru calon nomor urut 1 Prasino Ilman SE memperoleh 1.064 suara, calon nomor urut 2 Sahdan S.Pd memperoleh 649 suara dan calon kades nomor urut 3 H. Mazni Hamid memperoleh 1.063 suara. Perolehan suara tersebut dikawal terus proses rekapitulasinya di kantor Desa Ombe Baru oleh massa pendukung khususnya pendukung calon Kades nomor urut 1 dan 3. Hingga pada saat panitia mengumumkan total rekapitulasi sekitar pukul 18.00 Wita, massa pendukung salah satu calon tetap memadati area luar kantor desa. “Ulang pemilihan, ulang,” teriak sejumlah orang.

Saksi calon Kades nomor urut 3, Muharis, sempat ogah menandatangani hasil rekapitulasi karena menganggap pemilihan ada dugaan kecurangan khususnya di TPS 7 dan TPS 9. Di kedua TPS tersebut kata “Kalau seperti ini, jelas merugikan kami, dan ini harus ada penyelesaiannya,” tegas Muharis.

Ketua Panitia Pilkades, Nasrudin, menerangkan, terkait persoalan yang ada, terlebih dahulu akan dirembukkan bersama BPD, apakah rekapitulasi yang ada tersebut diplenokan dahulu ataukah diselesaikan persoalan sengketanya. Karena bagaimanapun pihak pendukung calon nomor urut 3 menginginkan agar diselesaikan dulu sengketanya. “Jadi ini hasil rekap sementara. Kita akan rembukkan dulu bagaimana langkah-langkah kita dengan BPD, baru kita ke kabupaten, dari tanggal 7 sampai 9 kita tampung semua apa-apa yang dipermasalahkan,” tandasnya.

Pilkades di desa lainnya relatif kondusif. Delapan dari 11 Petahana yang ikut menjadi calon mendapatkan suara lebih rendah dibanding penantangnya. Hanya tiga petahana yang mendapat suara terbanyak di desa masing-masing yakni HM. Nur Taufiq di Desa Batulayar, H. Warti Asmunadi di Desa Nyurlembang dan H. Muhamad Idrus di Desa Bengkel.

Di Pilkades Batulayar, berdasarkan rekapitulasi sementara Taufiq memperoleh 1.949 suara, Muhai memperoleh 796  suara, M. Mansyur memperoleh 396 suara dan Ahmad Puaidi memperoleh 375 suara. Di Pilkades Meninting, petahana Mahnan Harianto memperoleh 1.341 suara, H Iskandar Zulkarnain memperoleh 1.346 suara dan Ihsan memperoleh 464 suara. Di Pilkades Kekait, HM. Zaini memperoleh 1.574 suara, petahana  H.M. Sabri Isyar memperoleh 1.016 suara, Ishak memperoleh 313 suara, H. Fihirudin Dahlan memperoleh 705 suaara dan Abdurrahman memperoleh 489 suara. Di Pilkades Jatisela, Zahar Mahmud memperoleh 1.435 suara, Ahmad Idrus memperoleh 1.188 suara, M. Syukri memperoleh 485 suara, Ahyar memperoleh 384 suara dan Abdurrahim 298 suara. Di Pilkades Guntur Macan, petahana Hanan memperoleh 442 suara,  Zaenuddin memperoleh 280 suara, H. Murni memperoleh 607 suara, Muhamad Munir memperoleh 83 suara dan H. Sarafudin memperoleh 47 suara. Di Pilkades Desa Mekar Sari, Nasrudin memperoleh 1.369 suara, Faizul Bayani memperoleh 854 suara dan HL. Suherman memperoleh 306 suara. Di Pilkades Dasan Geria, M. Nawa Komtaresa memperoleh 1.627 suara dan Abdul Samad memperoleh 1.442 suara. Di Pilkades Nyurlembang, petahan H. Warti Asmunadi memperoleh 731 suara, Imran Idris memperoleh 570 suara dan Abdul Alam memperoleh 704 suara. Kemudian Pilkades Bengkel petahana H Muhamad Idrus memperoleh 2.856 suara, Mohammad Asmui memperoleh 1.808 suara dan H Achsin memperoleh 134 suara. Pilkades Kuranji, H. Fatoni Abdul Aziz memperoleh 645 suara, Sukadin memperoleh 180 suara dan H.M Firmasyah 361 suara.

BACA JUGA :  Pilkades Lombok Timur Berlangsung Ricuh

Selanjutnya Pilkades Tempos, Erwin Satriawan memperoleh 1.006 suara, H. Yusuf Satriawan memperoleh 629 suara, Ranggalawe memperoleh 564 suara dan Sunardi memperoleh 498 suara. Pilkades Labuan Tereng, Humaidi Usai memperoleh 1.100 suara, petahana H Taufik Asy’ari memperoleh 807 suara, Awaludin memperoleh 433 suara, M Sayunan memperoleh 68 suara dan Safoan memperoleh 745 suara. Pada Pilkades Sekotong Timur, H Ahmad memperoleh 624 suara, Nursidi memperoleh 448 suara, Malwi memperoleh 466 suara, Lalu Muhasan memperoleh 551 suara dan petahana H Marwan memperoleh 238 suara. Pilkades Sekotong Tengah L. Sarappudin memperoleh 1.727 suara, Lalu Bambang Samudra memperoleh 1.008 suara, dan Sahnan 948 suara. Pilakades Buwun Mas, Rochidi memperoleh 3.395 suara, Herman memperoleh 1.251 suara, Minaim memperoleh 983 suara, L Wira memperoleh 840 suara dan H Mahdan memperoleh 158 suara. Pilkades Batu Putih, Pajrin memperoleh 2.554 suara, Nurzaini memperoleh 855 suara. Kemudian Pilkades Gili Gede Indah, H. Musdan memperoleh 273 suara, Abu Bakar Abdullah memperoleh 267 suara, Saini suara 126 suara, H. Ramli suara 37 suara dan Farhan suara 69 suara.

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid sendiri menyambut baik berlangsungnya pelaksanaan Pilkades yang aman dan damai. “Alhadulillah pelaksanaan Pilkades di 18 desa berlangsung aman dan damai. Ini menandakan masyarakat Lobar sudah sangat dewasa dalam berdemokrasi. Untuk calon yang tidak puas dengan hasil, pakailah jalur konstitusional sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.(zul)