SDN Labuapi Komitmen Berikan PPK

Sabariah

GIRI MENANG—Jajaran pendidik di SDN 1 Labuapi, Lombok Barat berkomitmen memberikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) kepada murid-muridnya. Langkah ini dilakukan sesuai arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Kepala SDN 1 Labuapi, Sabariah mengatakan, PPK meliputi lima poin. Diantaranya religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan integritas. Kelima poin PPK tersebut diberikan kepada peserta didik melalui pembiasaan dan juga pemberian teladan.

Pembiasaan, ujarnya, dituangkan dalam aspek menyeluruh kegiatan di sekolah. Misalnya, dalam hal religius. Murid muslim diharuskan salat tepat waktu. Kontrolnya melalui peran serta orangtua. Kemudian murid dibiasakan mengucapkan salam ketika bertemu atau hendak berpamitan.

[postingan number=3 tag=”pendidikan”]

Selanjutnya nasionalis, jelasnya, pada setiap apel Hari Senin selalu dibacakan naskah sumpah pemuda. Adapun mandiri yakni, murid diwajibkan mengikuti organisasi pramuka. Pada beberapa kesempatan, siswa juga diwajibkan mengikuti gotong-royong.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, diharapkan bisa menjadikan murid berintegritas tinggi. “Jadi PPK ini menyeluruh dalam kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan. Bahkan, kita juga memutarkan film perjuangan, agar nasionalisme siswa semakin tinggi,” ujarnya, Senin (17/1).

Kemudian di dalam pemberian teladan, bebernya, guru termasuk kepala harus memberikan teladan agar murid bisa mengikuti apa yang dimaksud. Misalnya saja pada piket menyapu atau membersihkan ruangan. Agar siswa sadar dan mau dengan senang hati, tidak jarang guru bahkan dirinya memberikan contoh dengan menyapu.

Apalagi lanjutnya, sekarang ini siswa cukup kritis. Misalnya saja berkaitan dengan gaya rambut guru, kerapian seragam guru. Itu semua dikritisi sehingga tentunya di dalam berpenampilan, guru juga harus memberikan contoh. (zul)