SDN 1 Sengkerang Diminta Intens Lapor Dapodik

SDN 1 Sengkerang

PRAYA—Masih ingat sejumlah warga dari Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur yang mendatangi Kantor Bupati setempat? kedatangan warga beberapa hari lalu itu menuntut agar SDN 1 Sengkerang mendapat tambahan ruang kelas belajar (RKB).

Terhadap tuntutan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Tengah, H Summum mengatakan, sebelum penambahan RKB diberikan, hendaknya sekolah itu intens mengirkm laporan Data Pokok Kependidikan (Dapodik).

“Saat itu memang Wakil Bupati Loteng langsung ke lokasi. Hanya saja saya tidak sempat dan saya mengutus sekretaris saya meninjau lokasi,” ungkapnya, Selasa (25/7).

Dapodik tersebut lanjutnya, menjadi persyaratan jika ingin mendapatkan bantuan. Baik dari pemerintah pusat ataupun dari daerah. “Jadi kami tidak bisa membantu jika kepala sekolah tidak intens membuat Dapodik,” tegasnya.

Jika Dapodik sudah lengkap, dipastikan tidak ada alasan pemerintah tidak memberikan bantuan. Terlebih sekolah itu sangat membutuhkan bantuan.

Katanya, dari Dapodik yang ada barulah pemerintah bisa menentukan berapa anggaran yang akan diberikan kepada sekolah, termasuk di SDN 1 Sengkerang. Dijelaskan, ada dua jenis bantuan yang akan diberikan jika Dapodik sudah lengkap, diantaranya dari APBD dan bantuan pusat.

Dimana dari APBD akan dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dari pemerintah pusat, termasuk bisa dianggarkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

H Summum menambahkan, terhitung sejak bulan Juli, baru dua sekolah yang sudah meng-entry Dapodika, yakni SDN 5 dan 4 Praya. Batas akhir entry Dapodik disebutnya sampai Agustus mendatang.

Karena itu, pihaknya mengharapkan bagi semua sekolah, termasuk SDN 1 Sengkerang segera memenuhi permintaan dinas. “Kami dari dinas menginginkan semua sekolah mendapatkan bantuan, namun tolong bantu kami memenuhi peryaratan, termasuk data Dapodik,” pintanya. (cr-ap)

BACA JUGA :  Dewan Harap Kualitas Guru Ditingkatkan
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaAFD NTB Tunjuk Bonsu Hasibuan untuk FFI
Berita berikutnyaBappenda Berikan Keringanan Wajib Pajak Motor