Satu Peserta Tes CPNS Mundur, Satu Meninggal

(Muhammad Nasir) Janwari Irwan/Radar Lombok

MATARAM–Jelang tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dua peserta tidak ikut serta.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB Muhammad Nasir mengatakan, tes SKB akan digelar pada bulan Sepetember mendatang. Namun terdapat dua peserta yang sudah resmi dinyatakan tidak bisa mengikuti seleksi. Satu peserta meninggal dunia dan satu lagi mengundurkan diri. ” Hingga tanggal 25 Agustus ini terdapat dua yang gagal. Satu meninggal dan satu lagi mundur. Yang mundur ini dari pulau Sumbawa dan dengan alasan yang tidak jelas,”katanya.

Pelaksanaan tes SKB ini akan dilaksanakan pada tanggal 3 September mendatang dan sudah mendapat persetujuan dari gugus tugas penanggulangan Covid-19. Bahkan sebelum dilakukan seleksi mendatang, semua persyaratan dan pengumuman yang harus disampaikan ke masyarakat sudah dilakukan melalui media massa serta melalui website resmi BKD NTB. Pesert wajib menggunakan masker dan persyaratan lainnya.” Kami di BKD dalam menggelar SKB ini mulai dari ruangan sudah kami siapkan. Yang paling penting, pserta diminta hadir 60 menit sebelum acara dimulai, karena akan diperiksa kesehatannya oleh tim medis,”paparnya.

Ia menjelaskan, dalam seleksi nanti perseta wajib membawa hasil tes dari rumah sakit. Apabila nanti ada pasien yang dinyatakan reaktif, yang berhak menentukan layak tidaknya mengikuti seleksi adalah petugas kesehatan. Karena di lokasi pelaksanaan seleksi, sudah ada petugas yang berjaga dengan pakaian lengkap, dan ada ambulana yang disiapkan. ” Jadi kita di panitia ini tidak ada hak memutuskan peserta bisa ikut ujian atau tidak, tapi itu semua diputuskan oleh tim medis,”katanya.

Jumlah peserta CPNS yang akan mengikuti tes SKB di pemprov pada tanggal 3 September mendatang 942 orang. Dari jumlah ini ada yang ikut tes di beberapa tempat di luar NTB sehingga sisa yang akan ikut seleksi sebanyak 818 orang. (wan)