Satu Peserta SKB Positif Corona

RAPAT SKB
RAPAT SKB: Rapat persiapan pelaksanaan tes SKB CPNS Kota Mataram rekrutmen Tahun 2019 di Kantor Wali Kota Mataram. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM—Kabar kurang menyenangkan datang dari persiapan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Mataram rekrutmen Tahun 2019. Satu orang peserta SKB dinyatakan positif terpapar Virus Covid-19 atau corona.

Kabar itu terungkap saat rapat persiapan pelaksanaan tes SKB Kota Mataram. “Iya satu orang peserta SKB positif Corona,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati kepada Radar Lombok di Mataram, kemarin (17/9).

Identitas peserta SKB yang positif corona ini sudah dikantongi. Namun kendati positif corona, peserta tersebut masih dimungkinkan untuk mengikuti tes SKB yang akan dilaksanakan dari tanggal 19 September sampai 24 September mendatang. Karena peserta tidak boleh ikut tes SKB harus berdasarkan keputusan petugas medis.

“Tetap ikut selama kondisinya berdasarkan rekomendasi dinas kesehatan (Dikes) masih bisa normal atau tidak butuh alat bantu. Atau kondisinya kritis itu mungkin tidak bisa ikut. Kebetulan yang bersangkutan ini Orang Tanpa Gejala (OTG),” katanya.

Calon peserta yang terpapar corona ini adalah pelamar tenaga kesehatan. Kondisinya pun masih dipantau oleh petugas. “Dia perawat di kota,” imbuhnya.

Jelang dua hari sebelum pelaksanaan SKB, dari laporan yang diterima BPKSDM tidak ada penambahan peserta SKB yang positif corona. “Alhamdulillah tidak ada. Sementara itu datanya,” katanya.

Berdasarkan hasil rapat persiapan tes SKB. Tes SKB akan diikuti oleh 529 peserta. Pelaksanaan tes setiap harinya dibagi dalam 3 shift. Setiap shift, peserta dibatasi maksimal 40 orang. Untuk peserta yang positif covid maupun yang suhu tubuhnya diatas normal. Sudah disiapkan ruangan khusus untuk mengikuti tes.

Saat pelaksanaan tes, akan dilakukan penerapan protokol covid dengan ketat dan disiapkan panitia. Petugas dari kepolisian dan Satpol PP Kota Mataram dipersiapkan untuk membantu pengamanan pelaksanaan tes SKB. “Kita akan dibantu oleh Polri dan Polpp untuk pengamanan. Setiap harinya juga akan dilakukan penerapan protokol covid dari sebelum para peserta memasuki ruangan,” ungkapnya.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, dr HL Herman Mahaputra mengatakan, dirinya belum menerima informasi peserta yang positif Covid-19 adalah perawat di RSUD Kota Mataram. “Saya belum dapat laporannya. Kalau memang dia perawat di sana (RSUD) nanti akan tindak lanjuti. RSUD sekarang tetap normal,” katanya. (gal)