Satu Per Satu Pejabat Jalani Job Fit

Satu Per Satu Pejabat Jalani Job Fit
GILIRAN : Para pejabat peserta job fit menunggu giliran masuk ke ruangan pelaksanaan job fit kemarin.( Fahmy/Radar Lombok)

Bisa Pilih Jabatan Yang Dimau

GIRI MENANG-Pemerintahan Kabupaten Lombok Barat sedang melakukan evaluasi kinerja (job fit) untuk 17 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Satu persatu kepala OPD menjalani job fit yang dilakukan di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) di Giri Menang, Jumat (27/9).

Ketua panitia, Dr. Muazzar Habibi menjelaskan, job fit yang dilakukan ini adalah untuk melakukan evaluasi kinerja para kepala OPD. Dimana sebelum dilakukan pemaparan, terlebih dahulu sudah dilakukan assessment. Satu bulan yang lalu sudah dilakukan penilaian lapangan oleh tim. Pihaknya sudah melakukan uji kompetensi. “ Hari ini kita berikan hasil penilaian yang sudah kami lakukan,” kata Muazzar sat ditemui kemarin (27/9).

Tujuan job fit bukan untuk mendemosi para pejabat, melainkan sebagai bahan pertimbangan kepala daerah melakukan rotasi pejabat yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.”Dengan uji kelayakan, pejabat ini bisa diketahui cocok ditempatkan dimana,” ungkapnya.

Maka dalam uji kelayakan ini, pejabat diberikan kesempatan memilih posisi jabatan mana yang diinginkan. Tetapi sebelumnya tentunya tim pansel akan menggali dulu alasan pejabat tersebut memilih posisi jabatan tersebut.” Bukan sekedar memilih, kalau mau pindah ke OPD lain, apa kemampuan pejabat tersebut akan kita cocokkan dengan hasil asesment dan uji kelayakan yang sudah dilakukan,” tegasnya.

Kalau memang dari hasil uji kelayakan posisi yang diinginkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, maka keinginan sesuai dengan hasil asessment. Bahkan sebelum melakukan job fit, pejabat yang akan mengikutinya job fit diberikan pengarahan dulu, pada posisi dimana mereka akan ditempatkan. Sehingga mereka punya pilihan dan memiliki gambaran jika ditempatkan di satu posisi. Dengan begitu pejabat tersebut bisa memberi program dan langkah yang akan dilakukan untuk perbaikan di OPD tersebut.

Ia menambahkan, sasaran job fit untuk bisa meregenerasi juga posisi kepala SKPD yang ada di Lobar, karena banyak kepala OPD yang menempati satu jabatan lebih dari lima tahun diantarnya ada Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD dan beberapa kepala SKPD lainnya.

Setelah hasil job fit keluar, maka nanti bupati akan melakukan pengisian jabatan yang masih kosong karena banyak ditinggal pensiun dini. Satelah semua eselon II sudah terisi dan ternyata masih ada yang kosong, maka selanjutnya akan dibuka Pansel terbuka.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar, H Moh. Taufiq menerangkan 17 peserta job fit itu seluruhnya eselon II. Tujuannya  untuk mengevaluasi pejabat yang lama menjabat di satu OPD, maupun mengevaluasi kinerjanya. Nantinya dari hasil Job fit itu baru pihaknya akan melakukan pengisian jabatan. Disesuaikan juga dengan hasil evaluasi kinerja yang sebelumnya dilakukan beberapa bulan lalu.” Setelah terisi nanti ketahuan OPD mana yang kosong dan akan kita Pansel-kan agar semua terisi,” tegasnya.

Hasil job fit tersebut baru bisa dieksekusi di bulan Oktober. Setelah itu baru panitia seleksi akan mengumumkan JPTP (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon 2, red) yang kosong sehingga proses ini dan proses Pansel sekda akan tuntas akhir November.(ami)