Satu Orang Meninggal, Enam Kasus Baru dan Tiga Pasien Sembuh

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB pada tanggal 30 Oktober 2020.

MATARAM – Kasus meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di NTB kembali bertambah. Begitu juga kasus baru positif dan pasien sembuh bertambah pula. Data Gugus Tugas Provinsi NTB kembali mencatat ada satu orang tambahan kasus meninggal dunia pada Jumat (30/10). Sementara tambahan kasus baru positif sebanyak enam orang dan pasien sembuh tiga orang.

“Hari ini juga terdapat penambahan satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 3705, an. S, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima,” kata Sekretaris Daerah H Lalu Gita Ariadi selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, melalui press releasenya .

Sedangkan tambahan empat orang kasus baru positif tersebut, diketahui setelah diperiksa di sebanyak 31 sampel laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, laboratorium RS Unram, laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, dan Laboratorium TCM RSUD Kota Bima. Hasilnya 25 sampel negatif, tidak ada sampel positif ulangan, dan enam sampel kasus baru positif Covid-19. Satu pasien dari Mataram, tiga orang dari Lombok Barat, satu orang dari Kabupaten Bima dan Kota Bima juga satu orang.

Pada hari yang sama juga dengan adanya tiga orang tambahan pasien selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Ketiganya dari Lombok Timur dua orang dan satu orang dari Kota Bima.

”Dengan adanya tambahan enam kasus baru terkonfirmasi positif, tiga tambahan sembuh baru dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (30/10/2020) sebanyak 3.966 orang, dengan perincian 3.263 orang sudah sembuh, 221 meninggal dunia serta 482 orang masih positif,” sebutnya

Jumlah kasus suspek sebanyak 12.409 orang dengan perincian 318 orang (3%) masih dalam isolasi, 64 orang (1%) masih berstatus probable, 12.027 orang (97%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 31.117 orang, terdiri dari 1.965 orang (6%) masih dalam karantina dan 29.152 orang (94%) selesai karantina.

Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 90.022 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.415 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 88.607 orang (98%).

Gita juga kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi. Meski saat ini grafik kasus terpapar Covid-19 di NTB terus melandai, namun masyarakat tidak boleh lengah. Sebab disiplin penerapan protokol kesehatan (Prokes) masih menjadi kunci utama kita untuk mencegah penularan Covid-19.

Protokol kesehatan tersebut, mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat, haruslah dapat dijadikan tatanan hidup baru bagi seluruh masyarakat NTB.

“Dengan cara demikian, Insyaallah kita bisa tetap aman dan produktif di tengah pandemi Covid-19 ini,” imbaunya. (sal)