Satu Orang Balita Terpapar Covid-19 di NTB

UPDATE : Data perkembangan kasus Covid-19 di NTB tanggal 18 Mei 2020.
UPDATE : Data perkembangan kasus Covid-19 di NTB tanggal 18 Mei 2020.

MATARAM — Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB kembali menggumumkan tambahan kasus baru terkonfirmasi positif per 18 Mei 2020 sebanyak tiga orang.  Satu diantaranya balita usian tujuh bulan dan satu orang anak dibawah umur serta satu orang  dewasa. Sekretaris Daerah selaku ketua pelaksana harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi mengatakan, pada hari ini Senin (18/5/2020) telah diperiksa di laboratorium RSUD Provinsi NTB sebanyak 89 sampel dengan hasil 79 sampel negatif, tujuh orang sampel positif ulangan dan tiga orang sampel kasus baru positif Covid-19. “Dengan adanya tambahan tiga orang kasus baru terkonfirmasi positif, empat orang tambahan sembuh baru dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari  Senin (18/5/2020) sebanyak 374 orang dengan perincian 236 orang sudah sembuh, tujuh orang meninggal dunia, serta 131 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Senin malam (18/5/2020).

 Kasus baru positif tersebut, diantaranya satu orang balita, yakni pasien nomor 372 atas nama  HK, laki-laki, usia 7 bulan, penduduk Desa Kateng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik. Disusul, tambahan kasus baru anak dibawah umur, pasien nomor 373, atas nama  RA, laki-laki, usia 7 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

 Tambahan kasus baru juga terjadi untuk pasien orang dewasa, yakni pasien nomor 374, atas nama  AN, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik. Meski demikian, tren pasien sembuh dari Covid-19 di NTB juga terus meningkat, tambahan baru sebanyak empat orang. Mereka adalah, pasien nomor 236 atas nama  D, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Kedua, pasien nomor 237, atas nama  N, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Ketiga, pasien nomor 305, atas nama AEP, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.  Pasien nomor 313, atas nama  IGEA, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. “Hari ini terdapat penambahan empat orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif,”terangnya.

 Selain itu dijelaskan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 885 orang dengan perincian 392 orang (44%). PDP masih dalam pengawasan, 493 orang (56%). PDP selesai pengawasan/sembuh dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.362 orang, terdiri dari 261 orang (5%) masih dalam pemantauan dan 5.101 orang (95%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.017 orang, terdiri dari 2.019 orang (40%) masih dalam pemantauan dan 2.998 orang (60%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku

Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 57.631 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 3.965 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 53.666 orang (93%),”jelasnya. (sal)