Satu Lagi Positif Covid-19 Asal Mataram, Jamaah Tabligh Klaster Gowa

Wali Kota Mataram
PENJELASAN : Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh memberi penjelasan tentang satu warga Kota Mataram yang kembali dinyatakan positif corona. (Ali/Radar Lombok)

MATARAM — Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengkonfirmasi satu warga Kota Mataram kembali dinyatakan positif virus Corona (Covid-19). Penderita ini berinisial M (59 tahun) asal Pengempel Indah, Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya.

“Iya hasil Swab yang bersangkutan sudah keluar dan dinyatakan positif Corona. Dia dari Pengempel Indah Bertais Sandubaya,’’ terang Wali Kota Mataram Ahyar Abduh di Mataram, Jumat (3/4).

Saat ini penderita Positif Covid-19 dirawat di RSUD Kota Mataram sejak 29 Maret. Penderita memiliki riwayat perjalanan mengahadiri tabligh akbar di Gowa, Sulawesi Selatan. Ia di Gowa selama 4 hari. Karena adanya keluhan batuk dan sesak, M langsung dibawa ke Puskesmas Cakranegara dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Kota Mataram.

“Kondisinya sekarang sudah membaik. Bisa dimaklumi hasil Swab baru keluar sekarang setelah beberapa hari dirawat,’’ katanya.

Dengan demikian, ada 4 orang Mataram yang dinyatakan positif corona. Jumlah ini terhitung banyak. ‘’ Tiga orang kondisinya semakin membaik. Satu orang meninggal dunia,’’ imbuhnya.

Pasca empat orang warga Mataram dinyatakan positif. Wali Kota kembali meminta warga untuk mematuhi imbauan pemerintah. Warga diminta tetap menjaga jarak social distancing dan physical distancing.

‘Jangan bandel dan dianggap sepele. Harus tetap memperhatikan social distancing dan physical distancing,’’ terangnya.

Kedepannya, Wali Kota memastikan akan melakukan tracking secara menyeluruh. Baik untuk klaster Gowa maupun klaster Bogor yang sudah dinyatakan positif Corona.

“Sekarang terus dilakukan tracking, by name by address-nya kita petakan lagi. Karena ini sudah banyak dia berinteraksi langsung dengan orang lain,’’ tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra mengatakan, M adalah pasien rujukan dari Puskesmas Cakranegara. Ia dirawat dengan status pasien dengan pengawasan (PDP). Setelah itu langsung dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Mataram.

“Sekarang hasil swab sudah keluar dan dinyatakan positif corona,’’ katanya. (gal)