Satgas Saber Pungli Dikukuhkan

SABER PUNGLI: Bupati Loteng HM Suhaili FT melantik ketua dan jajaran pengurus Satgas Saber Pungli di pendopo bupati, kemarin (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT secara resmi melantik tim satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli) Lombok Tengah, kemarin  (19/1).

Dalam pelantikan itu, Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri ditunjuk langsung sebagai ketua. Dalam pidatonya, bupati mengamanahkan agar para tim yang sudah dibentuk bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dalam menjalankan tugasnya, ia juga mengharapkan jangan pilih kasih. Artinya, ketika ada pejabat yang tertangkap melanggar aturan, siapapun itu untuk segera ditindak tegas. “Tujuan pemerintah pusat adalah,guna menindak tegas para pelaku korupsi, sebab korupsi telah membuat negara dan masyarakat rugi,” katanya.

Dikatakan, praktik pungutan liar telah terlalu lama dibiarkan terjadi dan ini telah merusak sendi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Adanya langkah baru pemerintah pusat ini, dalam melakukan upaya pemberantasan secara terpadu, efektif, dan efisien dengan personel yang memadai dan berharap mampu memberikan efek jera serta menyelesaikan permasalahan pungli hingga tuntas. “Pada ini intinya, saber pungli yang dipimpin wakil bupati diharapkan mamapu mencegah praktik-praktik pungli serta memberikan sanksi,” tegasnya.

Diakui Suhaili, selama ini pihaknya belum menerima laporan kalau di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mencoba melakukan praktik haram ini. Kendati demikian, bukan berarti pihaknya lepas kontrol, namun selama ini betul-betul belum ada praktik yang mengarah kepada hal tersebut.

[postingan number=3 tag=”pungli”]

Saber pungli ini lanjutnya, merupakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar. Tim saber pungli ini terbentuk secara struktur dari tingkat pusat sampai daerah. Di mana Menko Polhukam Wiranto ditunjuk langsung Presiden Joko Widodo selaku penanggung jawab Operasi Pemberantasan Pungutan Liar (OPP) melalui satgas saber pungli. ‘’Di Loteng sendiri, saya menunjuk adinda wakil bupati selaku ketua tim satgas saber pungli,’’ katanya.

Sementara itu Lalu Pathul Bahri selaku ketua tim Satgas Saber Pungli mengatakan, guna memantapkan program Saber Pungli ini, minggu depan akan melakukan rapat bersama sejumlah komponen yang terlibat di dalamnya. Seperti Kejaksaan Negeri, Kepolisian dan TNI. “Karena ini hal yang baru, saya belum bisa terlalu jauh memberikan keterangan, dan insya Allah dalam minggu minggu ini, pemkab bersama kejaksaan, kepolisian dan TNI akan melakukan rapat pemantapan dan koordinasi,” katanya.

Dalam rapat tersebut lanjutnya, kemungkinan besar akan membahas mana saja yang dinamakan masuk pungli, yang harus ditindaklanjuti dan seterusnya. “Kita baru bisa bentuk tim, jika rapat koordinasi sudah dilakukan, pastinya nanti kita akan buat tim yang masuk dalam Saber Pungli,” terangnya.

Sementara itu Kompol Lalu Solehuddin selaku koordinator pelaksana di Loteng, mengaku adanya tim saber pungli, nantinya bakal mendeteksi peredaran pungli di Loteng. Salah atu langkah menjalankan tugas Saber Pungli, masyarakat diberikan ruang dan hak untuk melayangkan surat laporan, sehingga nantinya tim saber pungli akan bergerak cepat. “Usai pemantapan, nanti kita akan tebarkan imbauan baik melalui pamflet dan yang lainnya, dalam saber pungli ini, masyarakat diberikan ruang dan kesempatan untuk melaporkan terjadinya pungli,” katanya.

Selanjutnya, di kalangan tim saber nantinya akan diberikan handy talky (HT) sebagai alat komunikasi internal anggota satgas saber pungli.  (cr-ap)