Satelit Terganggu, Layanan BRI Mataram Tutup

Satelit Terganggu, Layanan BRI Mataram Tutup
ATM BRI: Salah seorang nasabah BRI Mataram saat sedang antri untuk melakukan transaksi penarikan di mesin ATM BRI di Kantor BRI Mataram, Kamis kemarin (6/7). (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Terjadinya gangguan layanan penarikan uang tunai baik secara off line, maupun melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang terjadi di Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada hari pertama masuk libur lebaran, sempat membuat panik para nasabah. Pasalnya, gangguan yang dialami sistem pelayanan BRI itu bertepatan juga dengan penarikan gaji PNS pada tanggal 3 dan 4 Juli 2017 lalu.

Terlebih tanggal 3 Juli merupakan hari pertama masuk kerja pegawai, dan juga layanan perbankan, serta berbarengan dengan hari pertama penarikan gaji PNS, TNI dan Polri untuk gaji ke 13 setelah mereka libur lebaran.

Terkait permasalahan sistem jaringan tersebut, Pimpinan BRI Cabang Mataram, Moh. Harsono mengakui jika jajarannya di BRI Mataram dan wilayah NTB secara umum tidak bisa memberikan pelayanan kepada nasabah yang akan menarik uangnya di BRI. “Layanan terhenti selama 1,5 hari, dari tanggal 3 dan 4 Juli,” kata Harsono, Kamis kemarin (6/7).

Harsono menjelaskan, terjadinya gangguan sistem tersebut disebabkan adanya permasalahan pada satelit. Karena sebagaimana diketahui, saat ini BRI juga sudah memiliki satelit sendiri. “Ada gangguan sedikit terkait satelit. Apalagi masih baru satelit yang BRI miliki sendiri,” katanya.

Kendati demikian, adanya gangguan jaringan sistem tersebut, tidak berdampak terhadap uang nasabah. Tabungan ataupun deposito nasabah tetap dalam kondisi aman, tidak terjadi hal yang merugikan nasabah, karena gangguan jaringan murni persoalan sistem.

Sebelumnya, sejumlah nasabah yang akan mengambil gaji di CS (customer servis) di BRI Mataram terpaksa gigit jari. Hal tersebut setelah pihak BRI Mataram memberikan informasi terkait tidak bisa memberikan layanan penarikan uang, menabung maupun transaksi lainnya, termasuk melayani pembuatan rekening baru.

Hal tersebut dikarenakan adanya gangguan sistem yang tidak bisa online. Begitu juga dengan layanan mesin ATM, BRI tidak bisa digunakan untuk bertransaksi. “Kami di tanggal 3 Juli itu langsung menginformasikan kepada nasabah, dan meminta permohonan maaf,” pungkasnya. (luk)