Saswadi-Dahrum Melaju, Dianul-Badrun Kandas

BERKUMPUL: Tim pemenangan Lalu Saswadi-Dahrum berkumpul usai mengetahui mereka lolos verifikasi faktual. (M.HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

MATARAM–KPU Kota Mataram dan Lombok Tengah (Loteng) menuntaskan pleno hasil verifikasi faktual perbaikan dukungan bakal bapasangan calon (bapaslon) perseorangan.

Hasilnya, di pleno KPU Kota Mataram, Dianul Hayezi-Badrun Nadianto dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Sementara di pleno KPU Loteng, Lalu Saswadi-Dahrum dinyatakan memenuhi syarat (MS). “Pasangan yang telah memenuhi syarat dukungan selanjutnya dapat mendaftar sebagai bapaslon bupati dan wakil bupati bersama bapaslon dari parpol atau gabungan pada pada masa pendaftaran calon tanggal 4-6 September 2020,” jelas Ketua KPU NTB Suhardi Soud, Sabtu (22/9) lalu.

Dari hasil verifikasi faktual perbaikan paket Dianul Hayezi-Badrun Nadianto, KPU hanya menemukan 258 dukungan yang MS, kemudian pada verifikasi tahap pertama hanya 1.928 dukungan yang MS. Totalnya 2.186 dukungan. Sementara syarat minimal 24.922 dukungan. “Maka kami nyatakan tidak memenuhi syarat, dan tidak bisa mendaftar,” tegas Ketua KPU Kota Mataram M. Husni Abidin.

Husni pun mempersilakan pihak Dianul Hayezi-Badrun Nadianto jika berencana mempersoalkan keputusan KPU Kota Mataram ini ke Bawaslu. Itu adalah hak konstitusi bapaslon.

Diungkapkan, pada proses verifikasi faktual, koordinasi terus berjalan antara KPU dengan Bawaslu dan tim penghubung (LO) bapaslon. Kemudian selama proses verifikasi faktual di tingkat bawah, PPS berkoordinasi dengan LO sesuai aturan. “Kami tidak boleh keluar dari jalur yang sudah ada,” jelasnya.

Sementara itu, Lalu Saswadi-Dahrum memenuhi 57.072 dukungan sesuai pleno KPU Loteng. Lebih 35 dukungan dari syarat minimal 57.037 dukungan untuk bisa maju Pilkada Loteng. “Pasangan ini berhak mendaftar di KPU untuk maju di Pilkada mendatang. Hal itu sesuai dengan hasil verifikasi faktual untuk persyaratan yang sudah mencukupi,” ungkap Ketua KPU Loteng Lalu Darmawan.

Lalu Saswadi mengaku, sebelum pleno pihaknya yakin akan lolos. Itu melihat dari pleno tingkat kecamatan. Dengan lolosnya paket ini, Saswadi mengaku akan segera membentuk tim pemenangan yang solid hingga tingkat TPS. Tim yang ada saat ini hanya untuk verifikasi faktual saja.

Saswadi pun mengaku sudah mempersiapkan matang visi dan misi ke depan. Yang jelas jika masyarakat Loteng memberikannya amanah, maka pihaknya akan memprioritaskan bagaimana menekan angka pengangguran yang semakin tinggi, termasuk bagaimana memberdayakan pelaku UMKM agar lebih produktif. “Termasuk bagaimana kita mengembangkan pertanian kita. Hal ini untuk mengimbangi sektor pariwisata kita yang sudah bagus dan berkembang saat ini,” terangnya. (yan/dir/met)

BACA JUGA :  Bawaslu Perketat Pengawasan Mahar Politik