Joda Akbar Mengunci SK Dukungan Gerindra

DISERAHKAN: Ketua DPC Gerindra KLU Sudirsah Sujanto menyerahkan SK dukungan kepada Joda Akbar di Dusun Papak, Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga sekitar pukul 15.00 WITA, Selasa (21/7) kemarin. Tampak hadir Ketua DPD Gerindra NTB Ridwan Hidayat dan Sekretaris Gerindra NTB Ali Al-Khairi serta para simpatisan dan kader. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)
DISERAHKAN: Ketua DPC Gerindra KLU Sudirsah Sujanto menyerahkan SK dukungan kepada Joda Akbar di Dusun Papak, Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga sekitar pukul 15.00 WITA, Selasa (21/7) kemarin. Tampak hadir Ketua DPD Gerindra NTB Ridwan Hidayat dan Sekretaris Gerindra NTB Ali Al-Khairi serta para simpatisan dan kader. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)
Advertisement

TANJUNG–Djohan Sjamsu-Danny Carter Febrianto Ridawan (Joda Akbar) akhirnya menerima SK dukungan Gerindra untuk maju Pilkada KLU 2020. SK diserahkan langsung oleh Ketua DPC Gerindra KLU Sudirsah Sujanto di Dusun Papak, Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga sekitar pukul 15.00 WITA, Selasa (21/7) kemarin.

SK bernomor 07-711/Rekom/DPP-GERINDRA/2020 tertanggal 13 Juli 2020 yang ditandatangani Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani itu melengkapi SK dukungan PKS dan PKB yang sebelumnya sudah diserahkan ke Joda Akbar.

Dengan demikian, Joda Akbar mengantongi 9 kursi di DPRD: 1 kursi PKS, 3 kursi PKB, dan 5 kursi Gerindra. Artinya Joda Akbar sudah memenuhi syarat dukungan minimal 6 kursi untuk bisa mendaftar di KPU KLU pada September nanti. “Hari ini Gerindra secara resmi menyerahkan rekomendasi dukungan tertulis kepada pasangan Joda Akbar,” ungkap Ketua DPC Gerindra KLU Sudirsah Sujanto.

Sesuai pesan dari DPP, SK ini 100 persen tidak berubah. SK bisa menjadi persyaratan untuk mendaftar di KPU. “Saya akan menjadi penanggung jawab untuk mengantarkan Joda mendaftar ke KPU. Dan seluruh kader harus bersatu padu,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh kader dan simpatisan Gerindra untuk merebut kembali kemenangan Pilkada 2020 seperti Pilkada 2015. Dulu Gerindra mengusung Najmul-Sarifudin (NASA). Dan Pilkada 2020 mengusung Joda Akbar. “Mari rebut kembali kemenangan di Tioq Tata Tunaq. Dan SK Gerindra ini menjadi kado istimewa kepada Bapak Ketua Komite Pemekaran Lombok Utara Djohan Sjamsu di HUT Lombok Utara ke-12,” terangnya.

Ketua Desk Pilkada DPD Gerindra NTB Ali Al-Khairi membacakan tiga poin rekomendasi DPP Gerindra kepada Joda Akbar. Di antaranya, DPP Gerindra menyetujui Joda Akbar untuk diusung. Kemudian seluruh jajaran DPC Gerindra KLU diminta segera melakukan koordinasi dengan Joda Akbar dalam hal persiapan pencalonan, serta mengamankan dan memenangkan pilkada dengan melibatkan anggota DPR, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten serta pengurus PAC dan ranting. “Kehadiran kami membacakan surat keputusan dan rekomendasi dari DPP Gerindra,” terangnya.

Ia menegaskan, SK yang dibacakan itu sekaligus menepis spekulasi arah dukungan Gerindra. Sejak awal mulai dari DPC sampai DPD Gerindra sudah kompak mengusulkan Joda Akbar. “Ada yang mengatakan SK ini tidak bisa digunakan untuk mendaftar di KPU, itu keliru dan salah besar. SK ini sudah jelas dikeluarkan DPP yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Umum,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra NTB Ridwan Hidayat menyampaikan, untuk memberikan dukungan kepada Joda Akbar, Gerindra membentuk tim 11 untuk mengkaji kedua tokoh kolaborasi lintas generasi ini yakni tua dan muda, sehingga muncullah Joda Akbar. “Kedua figur ini melalui proses panjang dan berkeyakinan akan mendapatkan kemenangan. Kedua tokoh ini diyakini bisa membawa Lombok Utara lebih baik,” terangnya.

Djohan memiliki pengalaman pada birokrasi dan politisi serta pengusaha yang mampu berkomunikasi dengan jajaran tingkat provinsi, nasional hingga internasional. Sementara Danny seorang profesional muda. Pengalaman kedua tokoh ini diyakini mampu menghilangkan status daerah tertinggal yang disandang KLU. Mengingat daerah termuda di NTB ini memiliki kekayaan SDM dan SDA melimpah. “Saya berpesan kepada seluruh kader Gerindra mari menangkan paket Joda Akbar,” imbuhnya.

Djohan sendiri mengucapkan rasa syukur atas keluarnya SK Gerindra. Total sudah ada tiga partai pengusung memberikan SK. Tinggal PDIP dengan 3 kursinya akan segera mengeluarkan SK dukungan. Selain itu ada Golkar, NasDem, dan PBB yang diyakini akan mengusung Joda Akbar. “Jika semuanya (SK) sudah keluar, maka kita punya dukungan 20 kursi di parlemen. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh partai-partai yang telah mengusung Joda Akbar,” ungkapnya.

Menurutnya, siapapun bupati ke depan, itu berat, namun Joda Akbar sanggup membangun KLU lebih baik. “Jika saya terpilih tidak akan membuat visi-misi yang muluk-muluk takut tidak bisa terealisasi. Cukup yang dekat-dekat saja,” ucapnya.

Danny menambahkan, Joda Akbar tidak berjanji besar, namun punya harapan, potensi, dan mimpi besar untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Kita ingin petani dan nelayan bangga dengan profesinya,” pungkasnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid