Santri Baru Diwajibkan Gundul

PRAYA—Setiap sekolah ataupun madrasah, memiliki cara tersendiri ketika, penerimaan santri baru. Ada yang rambutnya dicukur, ada juga yang harus menghafal dan yang lainnya.

Seperti di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Muhibbin NW Mispalah Praya Lombok Tengah (Loteng) misalnya. Bagi santri yang masuk ke Ponpes ini diharuskan mencukur rambut hingga gundul. Dan tradisi ini telah dilakukan sejak Ponpes ini berdiri hingga sekarang.

Kepala MTs NW Islahul Ikhwan NW Mispalah Praya,  Ustaz Wathan mengatakan, tradisi gundul rambut bagi santri, baik santri tersebut masuk MI, MTs ataupun MA, diwajibkan untuk digundul. Pasalnya disamping merupakan tradisi dari sejak lahirnya Ponpes, hal ini juga guna mengambil keberkahan.

BACA JUGA :  Bekali Santri dengan Keterampilan Anyaman Bambu

“Siswa yang ingin nyantri ke Ponpes ini, harus siap digundul, sebab ada keberkahan yang terkandung di dalamnya,” katanya, Senin (18/07).

Adapun keberkahan yang bisa diambil adalah, tradisi ini merupakan tradisi peninggalan Al-Magfurullah Maulana Syaikh pendiri NWDI dan NBDI Pancor. Sebab setiap santri yang masuk harus digundul.

Dan hal inilah yang menjadi salah satu cara, sehingga menerapkan hal itu, selain hal diatas, karena di Ponpes ini, ia mulai masuk sebagai santri, maka harus di mulai dari nol. Artinya mulai dari rambut, hingga pendidikan harus mereka terima, dengan sebaik baiknya. (cr-ap)