Salat di Masjid, Mobil Diembat Maling

TEREKAM: Inilah suasana saat mobil dibawa oleh pelaku yang terekam CCTV di Masjid Agung Praya, Selasa (22/6). (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Apes menimpa H Marwan, asal Desa Ranggagata Kecamatan Praya Daya. Mobil Toyota Rush miliknya hilang diembat maling di halaman Masjid Agung Praya saat hendak salat Duhur bersama istrinya Aisyah, sekitar pukul 12.28 Wita, Selasa (22/6).

Saat itu, H Marwan memarkirkan kendaraannya di halaman Masjid Agung Praya. Tidak berselang lama, mereka melihat mobilnya tidak berada di lokasi tempat parkir. Pencurian mobil inipun terekam kamera CCTV Masjid Agung Praya dan menggegerkan masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah di masjid tersebut.

Aisyah menuturkan, dia bersama suami sudah berada di Masjid Agung sekitar pukul 11.30 Wita. Suaminya kemudian langsung bergegas menuju Masjid Agung. Sementara Aisyah sendiri masih menunggu di dalam mobil. Begitu azan berkumandang, Aisyah kemudian keluar mobil menyusul suamianya ke Masjid Agung untuk menunaikan salat Duhur. “Tahu-tahunya setelah selesai salat sunat, ternyata mobil saya lihat tidak ada. Makanya saya panik dan langsung memberitahukan suami,” tutur Aisyah saat berada di Masjid Agung Praya, Selasa (22/6).

BACA JUGA :  Oknum Guru Cabul Diberhentikan

Aisyah mengaku, terdapat sejumlah barang berharga dan kartu identitas mereka di dalam mobilnya seperti SIM, ATM, KTP. Sementara kunci mobil sendiri dibawa saat masuk ke dalam masjid. “Saat mobil dibawa itu, ada terekam di CCTV dan berbagai dokumen serta KTP suami ada di dalam mobil,” tambahnya.

Pengurus Masjid Agung Praya, Raja mengaku, kasus pencurian mobil ini baru pertama terjadi di masjid itu. Kejadian hilangnya mobil ini terjadi sebelum iqamat atau baru selesai azan Duhur. Karena waktu itu, masih ramai orang yang berlalulalang untuk melaksanakan salat. “Dengan kejadian ini, maka kedepan akan kita perketat lagi pengamanan,’’ kata Raja.

BACA JUGA :  Gadai Motor Jadi Modal Jual Sabu

Kapolsek Praya, IPTU Hariono menyatakan, anggotanya langsung turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan informasi tersebut. Saat anggota polsek di TKP korban yang kehilangan hendak dimintai keterangan lebih lanjutnya sudah tidak berada di lokasi. “Saat ini anggota saya masih di TKP dan dari tadi kita cari korbannya, namun tidak ada di sana. Padahal kita mau minta keterangannya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya. (met)