Salahi Izin Tinggal, WNA Belanda Ditangkap

DIAMANKAN: WNA asal Belanda diamankan oleh Iteldakim Imigrasi Kelas I TPI Mataram.(IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Salah seorang WNA Belanda berinisial H ditangkap Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Kelas I TPI Mataram. Pria 66 tahun itu ditangkap karena melanggar administrasi izin tinggal. “Iya, WNA ini diamankan karena melanggar administrasi keimigrasian,” ucap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Pungki Handoyo, Senin (20/3).

Pengungkapan WNA itu berkat kerja sama dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. WNA H diketahui bekerja di salah satu supermarket di Kota Mataram. “BAIS mengetahui itu saat H bongkar muat barang di tempatnya bekerja,” katanya.

Baca Juga :  Bareskrim Limpahkan Kasus Pendopo Bupati Loteng ke Polda

Berdasarkan penelusuran, H bertempat tinggal di wilayah Lombok Barat. Setelah berkoodinasi, H lalu dijemput di rumahnya. “Kemudian kami amankan di kantor. H kami amankan 16 Maret lalu,” bebernya.

Berdasarkan pemeriksaan, H sudah datang ke Indonesia sejak 1993. Awalnya tinggal di Bali, lalu menetap di Lombok sejak 2016. Selama tinggal di Indonesia, H menggunakan izin tinggal tetap (ITAP) bagi lansia. ITAP itu, berlaku hingga 10 September 2023. “Selama tinggal, H banyak melakukan pekerjaan, terakhir bekerja di supermarket sebagai karyawan biasa,” ujarnya.

Baca Juga :  Korupsi Kapitasi di Puskesmas Babakan Hampir Rp 700 Juta

Bekerja di supermarket sejak lima tahun lalu. Ia melamar sebagai karyawan biasa di supermarket itu menggunakan ITAP yang dimiliki. Akan tetapi, penggunaan ITAP-nya dinilai tidak sesuai peruntukan. “H terbukti melanggar peruntukan izin tinggal, harusnya mengantongi visa kerja,” katanya.

Rencananya, H akan dideportasi Selasa (21/3) ke Belanda. H disangkakan melanggar Pasal 75 ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian. “Saat ini masih diamankan,” tandasnya. (cr-sid)

Komentar Anda