Sajim Siap Beri Kejutan

Lalu Sajim Sastrawan
Lalu Sajim Sastrawan

GIRI MENANG – Birokrat senior Pemerintah Provinsi NTB, Lalu Sajim Sastrawan mengungkapkan kepercayaan dirinya ikut berkompetisi pada Pilkada Lombok Barat (Lobar) 2018. Termasuk nanti mendaftar ke KPU Lobar pada 8-10 Januari 2018, Kamis (4/1). 

Mantan Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB tersebut tengah mengikhtiarkan SK Dukungan DPP Partai di Jakarta. Sajim mengakui sudah berada empat hari di Jakarta saat dihubungi koran ini. langkah itu dilakukan untuk mengikhtiarkan dukungan sejumlah DPP Partai sebagai persyaratan maju pada Pilkada Lobar mendatang. Namun Sajim belum mau menyebut partai-partai yang diikhtiarkannya.

“Iya ini sudah empat hari di Jakarta. Untuk partai, itu masih rahasia,” terang mantan Sekretaris Korpri NTB itu.

Dikatakannya, partai yang diikhtiarkan tersebut adalah partai yang dicari-cari oleh bakal pasangan calon (paslon) lain. Mengenai jumlah partai atau jumlah kursi itu disebutnya minimalis. “Kita selalu ingin menyajikan yang terbaik dan yang terbaik itu harus dicari dengan berliku-liku, bersulit-sulit, karena kita inginkan hasil yang baik,” terangnya.

Berkaitan dengan sudah ada atau tidak SK Dukungan dari salah satu partai, Sajim mengiyakan sudah ada. Hanya statusnya sama dengan rata-rata bakal paslon lain, ada yang cukup, kurang dan lebih. “Biarlah sekali-kali masyarakat itu deg-degan,” terangnya.

Yang jelas lanjutnya, dia bersama pasangan yang juga dari sekitaran Kecamatan Narmada akan membuat kejutan kepada masyarakat Lombok Barat untuk ikut berkompetisi. “Berpikirnya jambu, tetapi ternyata yang jatuh durian,” ujar pria yang lama menjadi birokrat di Lobar ini.

Sajim sendiri tercatat pernah maju menjadi Calon Bupati Lobar pada Pilkada 2009-2014. Dia maju bersama TGH. Munadjib Kholid. Pasangan yang disingkat SMS ini maju pada putaran kedua melawan H. Zaini Arony-(Alm) H. Mahrip atau disingkat Zam-Zam. Kedua pasangan ini mengungguli empat pasangan lainnya. Di putaran kedua sendiri SMS kalah dengan Zam-Zam. SMS hanya meraih 42,27 persen, sementara Zam-Zam 57,73 persen.(zul)

BACA JUGA :  PKS Usung Fauzan - Sumiatun