Sadis, Komplotan Rampok Tebas Pemilik Lesehan di Menceh Lotim

Ilustrasi perampokan sadis di Menceh, Sakra Timur, Lotim. (IST/JPNN)

SELONG–Amir (23) pemilik Lesehan di Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur harus menjalani perawatan di RSUD Selong.

Amir mengalami luka serius di sekujur tubuhnya setelah ditebas oleh komplotan rampok di lesehan miliknya pada Jumat (28/1/2022) sekitar pukul 01.00 WITA.

Korban ditemukan terkapar oleh warga setempat dengan kondisi bersimbah darah. Setelah itu langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk diberikan penanganan. Namun karena kondisi luka yang cukup parah, korban akhirnya di rujuk ke rumah sakit.

Polisi yang menerima laporan bergegas ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

Kapolres Lotim melalui Kasi Humas Iptu Nicolas Oesman membenarkan terkait kejadian ini. Kasus perampokan yang menyebabkan korban selaku pengelola lesehan di Desa Menceh kini sedang dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisan saat ini sedang melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap pelakunya.

BACA JUGA :  Supporter Futsal di Lotim Ricuh, Satu Orang Kena Tebas di Kepala

“Selain olah TKP, sejumlah saksi juga telah kita mintai keterangannya,” terang dia.

Hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa saat kejadian korban tertidur di dalam mobil yang diparkir di halaman lesehan. Seketika komplotan rampok dengan jumlah lebih dari tiga orang masuk ke dalam lesehan dengan cara merusak pagar samping. Korban sontak terbangun karena mendengar ada suara yang mencurigakan.

BACA JUGA :  Miliki 56,25 Gram Sabu, Pemuda Gereneng Sakra Diamankan Polisi

“Ketika korban membuka pintu mobil, pelaku langsung menyenter mata korban menggunakan lampu sorot yang keras. Hingga kemudian korban tak bisa melihat,” terang dia

Sebagian dari pelaku langsung menyerang korban mengunakan parang. Korban pun mengalami luka sobek di pipi kanan dan punggung kanan. Setelah korban tak berdaya, para pelaku langsung menggasak barang berharga milik korban. Di antaranya speaker aktif dan lainnya.

“Setelah itu para pelaku langsung pergi meninggalkan korban dalam kondisi terkapar,” ujarnya

Beruntung nyawa korban diselamatkan oleh warga atau pengendara yang melintas. Setelah itu dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. (lie)