Saber Pungli Siap Proses Jukir Nakal

PENERTIBAN JUKIR : Saber pungli Kota Mataram siap memproses jukir yang dilimpahkan oleh tim gabungan penertiban. (ALI MA’SHUM/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Tim Saber Pungli Kota Mataram memastikan siap memproses juru parkir (jukir) yang terindikasi nakal dan tidak mematuhi ketentuan. Kepastian ini setelah saber pungli menerima limpahan berkas satu jukir yang tidak koperatif saat persiapan proses sidang tindak pidana ringan (tipiring).

Karena tidak koperatif dan terkesan melawan, Dinas Perhubungan berkasnya dilimpahkan ke saber pungli Kota Mataram untuk diproses. ‘’Kita terima pelimpahan berkasnya dan tentunya akan kita proses,’’ ujar Wakil Ketua II Saber Pungli Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati kepada Radar Lombok, kemarin.

Pelimpahan ini diproses oleh tim penindakan saber pungli. Karena selain tim penindakan, saber pungli juga memiliki kelompok kerja (pokja) yang lainnya. Seperti pokja pencegahan, penindakan dan yustisi. ‘’Masing-masing pokja punya SOP. Jadi itu (pelimpahan) akan diarahkan ke pokja yang sesuai SOP-nya. Nanti putusannya itu di ketua saber pungli yaitu Bapak Wakapolresta Mataram. Beliau nanti yang akan mengidentifikasi laporan itu kan sudah masuk,’’ katanya.

Baca Juga :  Mataram Sumringah Menanti Putusan Endemi

Pelimpahan dari Dinas Perhubungan ini disambut baik oleh saber pungli. Jika dianggap perlu, saber pungli juga siap melakukan upaya yang lebih tegas lagi. Termasuk penahanan pihak yang dilimpahkan. ‘’Kita juga akan turun langsung mengecek potensi-potensi terjadinya kejadian seperti ini dan bisa diamankan oleh saber pungli,’’ jelasnya.

Nelly memastikan saber pungli saat ini siap beraksi, termasuk menurunkan tim intelijen untuk mengendus potensi penyelewengan. Keberadaan saber pungli ini semata-mata untuk menjaga dan meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Mataram. ‘’Itu kan dengan meminimalisir kebocoran dari pungli di bawah. Kita juga tentunya belajar dari pengalaman yang ada,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan memutuskan untuk melimpahkan satu orang jukir nakal ke saber pungli Kota Mataram. Pertimbangannya, jukir tersebut menolak tegas dan merasa tidak perlu membayar kekurangan setoran parkir yang sudah dipungut dari masyarakat. Kemudian acuh dengan surat peringatan yang diberikan petugas. ‘’Kita limpahkan saja ke saber pungli untuk diproses. Karena itu sudah termasuk pungli,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, M Saleh.

Baca Juga :  Angka Pengangguran di Kota Mataram Naik 0,84 Persen

Selain tidak mengindahkan upaya yang dilakukan petugas, dia juga tidak tercatat dan tidak terdaftar sebagai jukir resmi di Kota Mataram. Namun tetap menarik pungutan parkir kepada warga masyarakat. Saleh mengaku tidak habis pikir tentang kelakukan jukir ini. Karena tidak tercatat sebagai jukir resmi namun tetap menarik pungutan parkir, secara ketentuan sangat tidak dibenarkan. Sehingga diproses lebih lanjut, jukir yang diproses ke saber pungli ini dengan titik parkir di Jalan Saleh Sungkar Ampenandengan total kekurangan setornya Rp 30.240.000. ‘’Dia ini sebelumnya sdah ditangkap oleh tim gabungan penetiban jukir. Tapi setelah didata dan mengisi blangko pernyataan, dia sama sekali tidak pernah melapor dan tidak datang ke kantor Dinas Perhubungan. Makanya kita serahkan ke saber pungli sebagai bentuk memberikan efek jera juga,’’ ungkap Saleh. (gal)

Komentar Anda