Rute Penerbangan Langsung Singapura – Lombok Dimulai Juni

PENUMPANG : Pergerakan penumpang mulai meningkat usai lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah. (RATNA / RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pariwisata NTB semakin moncer di tahun 2022 ini, setelah sempat terpuruk dampak pandemi Covid-19 lebih dari 2 tahunan. Kebangkitan pariwisata NTB mulai dirasakan pelaku usaha, dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, disertai tingkat okupansi kamar hotel. Belum lagi, banyaknya event nasional dan internasional, baik itu event olahraga hingga MICE di NTB menjadi angin segar kebangkitan pariwisata NTB. Hal tersebut juga didukung dengan rencana akan dibukanya penerbangan langsung internasional Singapura – Lombok pada awal Juni 2022 mendatang.

“Rencana penerbangan perdana internasional dari Scoot Tigerair rute Singapura-Lombok – Singapura akan dimulai Jumat, 17 Juni 2022 mendatang,” kata Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (AP) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok Arif Haryanto, kemarin.

Arif menyebut frekuensi penerbangan bisa mencapai empat kali dalam sepekan, dengan jadwal Senin, Rabu, Jumat, dan Ahad. Sementara waktu keberangkatan dari BIZAM Lombok pada hari Rabu, Jumat, Ahad dimulai pukul 11.20 Wita. Selanjutnya  penerbangan hari Senin akan berangkat pukul 16.00 Wita.

BACA JUGA :  Jelang Balap MotoGP, Hotel Melati di Mataram Sepi Pesanan

“Saat ini penerbangan internasional sudah ada AirAsia rute Kuala Lumpur – Lombok dengan frekuensi 7 kali seminggu (setiap hari) yang beroperasi sejak 1 Mei 2022,” kata Arif.

Dikatakan Arif, untuk penerbangan internasional memang ada pelonggaran dengan adanya ketentuan yang baru. Diharapkan ini bisa meningkatkan jumlah penumpang mancanegara. Apalagi Pemerintah telah resmi melakukan pelonggaran terhadap penggunaan masker, khususnya di luar ruangan yang tidak padat orang. Tak hanya itu saja, pelaku perjalanan dalam dan luar negeri yang sudah vaksin dosis penuh tidak lagi wajib menunjukkan hasil tes Covid-19 sebagai syarat perjalanan. Hal tersebut akan meningkatkan pergerakan penumpang di BIZAM Lombok, baik untuk domestik maupun mancanegara.

BACA JUGA :  Event WSBK Diproyeksi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi NTB

“Harapannya penumpang terus meningkat. Ketentuan yang baru ini sebenarnya sama saja dengan syarat perjalanan sebelum periode mudik lebaran,” imbuhnya.

Sekarang ini pergerakan penumpang di BIZAM Lombok, baik kedatangan maupun keberangkatan mulai terjadi peningkatan. Jika bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang memang tidak banyak pergerakan penumpang di bandara Lombok, akibat adanya batasan-batasan dan syarat untuk melakukan perjalanan.

“Sepekan terakhir ini rata-rata penumpang di angka 6.000 orang per hari. Kondisi saat pandemi Covid-19  rata-rata penumpang 3.500-4000 penumpang per hari. Sepertinya mulai kembali berangsur normal situasinya seiring pandemi yang tampak mulai mereda,” pungkasnya. (cr-rat)