Rumaksi-Sukisman Ikuti Pendalaman Visi Misi di Gelora

PENDALAMAN VISI MISI: Duet Rumaksi - Sukisman Azmy mengikuti pendalaman visi misi di DPN Partai Gelora di Jakarta, Kamis kemarin (4/7). (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati Lombok Timur, Rumaksi – Sukisman Azmy mengikuti pendalaman visi misi DPN Partai Gelora di Jakarta, Kamis kemarin (4/7). Duet Rumaksi-Sukisman Azmy ketika mengikuti pendalaman visi misi selama hampir satu jam itu, didampingi Ketua DPW Partai Gelora NTB, Lalu Pahroruzi.

Terkait itu, Ketua DPW Partai Gelora NTB mengatakan bahwa pendalaman visi misi adalah bagian dari tahapan penjaringan terhadap kandidat pasangan calon Bupati dan calon wakil Bupati yang mendaftar di Partai Gelora. “Duet Rumaksi- Sukisman Azmy mengikuti pendalaman visi misi di DPN,” katanya, kepada Radar Lombok, kemarin.

Ada beberapa poin yang menjadi pernyataan dalam pendalaman visi misi terhadap duet Rumaksi – Sukisman Azmy. Misalnya sejauhmana komitmen dan kesungguhan dari kandidat itu untuk membesarkan partai jika nanti didukung dan menang di Pilkada Lotim.

Selain itu, dalam pendalaman visi misi itu juga disinggung terkait Parpol potensi menjadi mitra koalisi Partai Gelora untuk mendukung dan mengusung Paslon di Pilkada. Partai Gelora sendri hanya memiliki dua kursi di DPRD Lotim. “Duet Rumaksi-Sukisman sudah mengikuti proses di Partai Gelora,” ujar mantan politisi PKS tersebut.

Sebelumnya sudah ada duet Syamsul Lutfi – Abdul Wahid yang mengikuti pendalaman visi misi di DPN Partai Gelora. Kemudian duet TGH Hazmi Hamzar – Lalu Satriadi juga akan mengikuti pendalaman visi misi dalam waktu dekat ini. “Dijadwalkan secara bertahap,” imbuhnya.

Dia menegaskan, pada Juli ini DPN Partai Gelora akan menerbitkan surat tugas kepada satu Paslon yang akan didukung dan diusung di Pilkada Lotim. Dalam surat tugas tersebut, Paslon akan diminta untuk memastikan Parpol jadi mitra koalisi untuk mengusung Paslon di Pilkada Lotim.

Jika sudah ada kepastian Parpol mitra koalisi untuk pemenuhan persyaratan daftar di KPU. Maka kemudian DPN Partai Gelora akan menerbitkan SK usungan atau SK model B1 KWK yang akan dipergunakan mendaftar oleh Paslon di KPU sebagai kontestan Pilkada Lotim. “SK model B1 KWK akan dikeluarkan secara serentak pada bulan Agustus, menjelang pendaftaran di KPU,” tandasnya.

Baca Juga :  Habib Salim Hadiahi Warga Rumah Layak Huni

Sementara itu, bakal calon Bupati Lotim, Rumaksi membenarkan dirinya dan Cawabup Sukisman Azmy sudah mengikuti pendalaman visi misi di DPN Partai Gelora. Selain itu, pihaknya juga akan mengikuti uji kelayakan di DPP Partai NasDem dan DPP Partai Demokrat. “Tiga Parpol itu duet Rumaksi-Sukisman sedang berproses,” lugasnya.

Sebelumnya diberitakan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi – Amrul Jihadi (Ramah) secara mengejutkan bubar di tengah jalan. Rumaksi kini memilih anggota DPD RI H. Achmad Sukisman Azmy sebagai pendampingnya untuk bertarung di Pilkada mendatang.

Bubarnya duet Rumaksi-Amrul Jihadi karena berpatokan terhadap hasil survei. Dimana elektabilitas Rumaksi- Amrul Jihadi paling rendah dibandingkan dengan calon lainnya seperti pasangan Luthfi- Wahid dan Warisin – Edwin. Atas dasar itulah pasangan ini sepakat untuk memilih berpisah.

“Paket Ramah sekarang berubah formasi. Perubahan pasangan ini karena pandangan politik dari kubu NasDem yang berbeda dengankita. Kita berpisah karena NasDem berpatokan terhadap hasil survei awal, dan kita tentu sangat menghargai apa yang menjadi pilihan NasDem,” jawab Amrul Jihadi ketika dikonfirmasi kemarin.

Ketua DPC Partai Demokrat Lotim ini mengaku tetap realistis terhadap hasil survei. Sejak survei pertama dilakukan imbuh dia, elektabilitas pasangan Rumaksi-Amrul Jihadi memang paling rendah dibandingkan dengan dua pasangan calon lainnya.

“Bagi kami hasil survei ini merupakan sarana dan acuan untuk instrospeksi diri dan melakukan perbaikan. Apalagi survei yang dipakai ini adalah lembaga survei kredibel yaitu LSI. Dan kita memang berada di urutan ketiga dari dua pasangan calon,” jawabnya.

Baca Juga :  Jalan Menuju Tete Batu akan Diperbaiki

Meskipun pasangan Rumaksi-Amrul Jihadi telah bubar katanya, namun sejauh ini arah politik Partai Demokrat belum berubah secara langsung. Melainkan hanya jalinan komunikasi saja dengan NasDem yang tidak begitu intens seperti sebelumnya. Terlebih di lagi Partai Demokrat terang Amrul, punya meknisme tersendiri dalam menentukan arah dukungan terhadap calon yang akan diusung.

“Komunikasi secara kepartaian memang putus. Setelah pasangan ini bubar, maka arah politik Partai Demokrat untuk Pilkada Lotim mekanismenya kita serahkan sepenuhnya ke partai. Makanya ketika formasi berubah, kita langsung melapor ke pimpinan DPW. Sekarang kita tinggal menunggu seperti apa arahan dari DPP terkait arah dukungan untuk calon yang akan diusung di Pilkada Lotim,” tandas Amrul Jihadi.

Terpisah, bakal calon Bupati Lotim H. Rumaksi ketika diminta tanggapan soal bubarnya paket Ramah ini memberikan pernyataan berbeda. Bubarnya pasangan ini terang dia, bukan semata karena keputusan NasDem maupun dirinya, melainkan juga karena pertimbangan Amrul Jihadi sendiri setelah melihat hasil survei.

“Penyebab utamanya adalah karena dari hasil survei pasangan ini sulit ngangkat. Dari sanalah kita putuskan untuk mencari yang lain, dan itu juga saran dari beliau, sehingga kita pun langsung cepat- cepat cari pengganti,” jawab Rumaksi.

Walau pasangan Rumaksi-Amrul Jihadi bubar, kata Rumaksi, Partai Demokrat tetap akan menjadi partai pengusung untuk pasangan Rumaksi-Sukizman Azmy, yang juga tetap akan menggunakan nama paket Ramah.

“Yang jelas kita maju bukan hanya sekedar sebagai penggembira. Apalagi kalau kita melihat hasil survei yang telah kita lakukan pada Juli 2022 lalu, kita beda jauh dengan calon yang lain. Sedangkan untuk partai koalisi kita sudah cukup, sekitar 15 kursi. Dimana 5 kursi NasDem, Demokrat 5 kursi, dan sisanya 5 kursi dari partai lain. Kalau sudah waktunya nanti kita sampaikan,” pungkas Rumaksi. (yan/lie)

Komentar Anda