Rumah Warga Prapen Terbakar

ILUSTRASI KEBAKARAN (dok/radarlombok.co.id)

PRAYA—Warga Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, digemparkan dengan api yang membakar rumah warga setempat, yakni Baitul Adnan, 50 tahun. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Hanya saja hampir sebagian rumah korban ludes terbakar dilalap si jago merah.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab dari kebakaran yang terjadi pada Minggu pagi (13/9), sekitar pukul 07.30 Wita ini. Petugas masih mendalami kebakaran yang baru bisa padam setelah sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kapolsek Praya, AKP Dewa Ketut Suardana menegaskan, bahwa sampai saat ini petugas masih belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Warga dan pemilik rumah saat itu hanya melihat api dan kepulan asap kebakaran sudah membesar, yang langsung menghanguskan seluruh bangunan dengan cepat.

“Kita langsung turun ke lokasi, untuk membantu warga memadamkan api dan melakukan evakuasi terhadap barang- barang yang masih bisa diselamatkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa atas kejadian itu,” ungkap Kapolsek Praya, AKP Dewa Ketut Suardana saat dihubungi Minggu kemarin.

Disampaikan bahwa kebakaran yang menghebohkan warga ini, terjadi sekitar pukul 07.30 wita. Dimana tiba-tiba diatap rumah korban telihat kepulan asap dan api begitu cepat membesar, sehingga rumah korban dengan cepat terbakar. Melihat hal itu, warga yang berada tidak jauh dari lokasi, langsung membantu memadamkan api dengan alat sederhana, sebelum petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, datang ke lokasi.

“Tidak lama setelah warga melihat kebakaran ini, warga sekitar langsung berhamburan keluar dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Api dapat dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Lombok Tengah, datang ke tempat kejadian perkara untuk melakukan penyemprotan air,” terangnya.

Disampaikan juga, bahwa atas kejadian itu, pihaknya yang menerima informasi langsung turun ke lokasi kejadian untuk membantu mencari barang berharga milik korban dan melakukan oleh tempat kejadian, dan pihaknya juga menghimbau kepada warga agar kejadian ini harus dijadikan pembelajaran, agar kedepan jika keluar rumah, maka pastikan semua sudah dalam keadaan aman, terutama hal atau barang yang mudah terbakar.

“Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, tapi warga harus tetap waspada. Apalagi ini musim kemarau, maka tentu semua akan mudah terbakar. Kalau keluar rumah, pastikan kompor sudah dimatikan. Atau kalau membakar sampah, supaya jangan ditinggal begitu saja. Karena dikhawatirkan api akan merembet kalau sampah yang dibakar itu ditinggal,” terangnya. (met)