Rumah Warga di Suela Ludes Terbakar

Rumah warga di Dusun Suela Lauq, Desa Suela, Kecamatan Suela, Lombok Timur ludes terbakar, Selasa malam (18/6/2024) sekitar pukul 20.00 WITA. (IST FOR RADAR LOMBOK)

SELONG–Rumah warga di Dusun Suela Lauq, Desa Suela, Kecamatan Suela, Lombok Timur ludes terbakar, Selasa malam (18/6/2024) sekitar pukul 20.00 WITA. Kebakaran itu diduga karena percikan api yang menyambar pertalite.

Rumah yang terbakar ini diketahui milik pasangan suami istri Sukermi dan Muhatun. Kejadian ini menyebabkan istri pemilik rumah luka bakar ringan akibat terkena sambaran api. Korban pun langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.

“Korban mengalami luka bakar 2 persen pada dibagian betis kaki kiri dan dan tumit kaki kanan,” kata Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman.

Peristiwa bermula ketika cucu korban sedang tidur-tiduran sambil bermain HP di ruang tamu. Seketika cucu korban merasakan panas di bagian punggung. Ia kemudian melihat api yang semakin membesar berasal dari jeriken dan botol pertalite yang disimpan di ruang tamu dekat pintu.

Baca Juga :  Angin Kecang Sapu Atap Rumah Warga di Suela

“Melihat kobaran api, cucunya tersebut bergegas membangunkan korban yang kebetulan itu sedang tidur di samping nya. Korban dan cucunya langsung meminta tolong sambil berteriak kebakaran-kebakaran,” tutur Nicolas.

Korban dan cucunya bergegas keluar menyelamatkan diri. Namun seketika api menyambar kain yang dipakai korban sehingga menyebabkan luka bakar di betis kiri dan tumit kanan.

Baca Juga :  Anak Seorang Anggota TNI Diperkosa oleh Pacar dan Rekannya di Rumah Kosong di Suela

“Korban yang mengalami luka bakar dibawa warga ke Puskesmas Suela untuk perawatan,” imbuh Nicolas.

Warga sekitar berupaya membantu pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun api semakin membesar dan begitu cepat melalap perabotan rumah yang mudah terbakar.

Mengetahui kejadian ini Polsek setempat langsung berkoordinasi dengan petugas Damkar. Satu unit mobil Damkar dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WITA. Kejadian ini menyebabkan kerugian ditaksir sampai Rp 150 juta,” tutup Nicolas. (lie)

Komentar Anda