Rumah Terbakar, Damkar Telat Diusir Warga

Rumah Terbakar, Damkar Telat Diusir Warga
TERBAKAR : Sejumlah warga melakukan pemadama secara manual tanpa pengamanan apapun. (IST FOR RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Peristiwa kebakaran menimpa rumah Salmiah, 45 tahun, warga Dusun Suka Damai Desa Santong Kecamatan Kayangan sekitar pukul 15.35 Wita, Jumat (12/5).

Dinas Pol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang bertugas memadamkan api baru datang setelah api dipadamkan secara manual oleh warga setempat. Setiba di lokasi, semua warga setempat langsung menyuruh petugas Damkar memutarkan balik mobil Damkarnya. “Penyebab kebakaran satu unit rumah yang diakibatkan oleh ledakan kompor gas elpiji ukuran 3 kg,” terang Kapolsek Kayangan IPTU Itradi.

Ia menjelaskan kronologis kejadian kebakaran, lanjut Itradi sekitar pukul 15.35 Wita. Pada saat Salmiah sedang memanaskan sayur di dapur dan Kebetulan Salmiah lagi ke tetangga depan rumah tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras yang diduga suara dari tabung gas elpiji ukuran 3 kg dan terlihat api membumbung besar dan menyambar aliran listrik yang ada dekat dapur.  “Kurang dari 1 jam api mampu dipadamkan warga kebarakan juga meludeskan seluruh perabot rumah tangga serta perangkat elektronik yang ada di dalam rumah, akibat kejadian tersebut diperkiran pemilik rumah mengalami kerugian sebesar Rp. 200 juta,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut pemilik rumah Salmiah langsung dievakuasi ke rumah tetangga dalam kondisi pingsan. Kemudian pada pukul 16.44 Wita pemadam kebakaran Lombok Utara tiba di lokasi kebakaran. “Dan salah satu warga H Murdi menyuruh anggota pemadam untuk pulang karena api sudah dipadamkan oleh masyarakat,” terangnya.

Meksipun merugikan ratusan juta. Namun dari peristiwa ini tidak ada menimbulkan korban jiwa. Sementara Plt Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Lombok Utara Muldani belum memberikan penjelasan mengenai keterlambatan mobil Damkar. Di SMS dan telepon belum memberikan tanggapan. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid