Rumah Pelaku Curanmor Diamuk Warga

SELONG—Ratusan warga Dusun Sukarara, Sakra Barat gerah dengan ulah pelaku Curanmor. Mereka pun ramai-ramai mendatangi rumah terduga pelaku Curanmor di Dusun Tengar, Sukarara. Ratusan warga melampiaskan amarahnya dengan merusak rumah terduga pelaku itu.

Kejadian tersebut berlangsung Sabtu lalu (24/6). Selain merusak rumah terduga pelaku, warga juga melampiaskan amarahnya ke salah satu pelaku. Sementara dua orang terduga pelaku lainnya, S dan HM kabur melarikan diri. Akibat kejadian ini, rumah kedua terduga pelaku habis diobrak abrik ratusan warga.

Kapolres melalui Kapolsek Sakra Barat, H, Junep mengaku kasus ini sedang dalam penyelidikan kepolisian. Berdasarkan informasi dan laporan diterima, aksi pengerusakan berawal dari hilangnya satu unit motor warga setempat bernama Abdullah Syukur, buruh tani.

Saat itu korban memarkir kendaraan miliknya jenis Vario. Lokasi parkir tidak jauh dari tempatnya kerja. Namun tak lama kemudian terlihat terduga pelaku mengambil motor korban. Aksi pelaku pun diketahui warga saat itu. “Saat itu pelaku menggunakan penutup wajah. Tujuanya agar tidak dikenal,” terangnya.

Aksi pelaku inipun langsung diteriakin warga. Seketika pelaku pun kabur membawa motor curiannya. Namun pelaku tersebut dikenal warga, sehingga tak lama warga pun berbondong-bondong mendatangi rumah pelaku. “Usai buka puasa, korban dan orang tuanya masing-masing mendatangi rumah pelaku,” ucapnya.

Dilokasi, warga dan korban tidak menemukan pelaku. Kaena kesal, rumah terduga pelaku itupun jadi sasaran. Tak hanya itu, dua ekor sapi yang ada dirumah pelaku juga dibawa warga untuk dijadikan jaminan. “Aparat desa setempat langsung mencoba menenangkan warga. Saat itu emosi warga tidak terkendali,” lanjutnya.

Tak lama kemudain, salah seorang warga mendapat telpon dari orang tak dikenal. Orang itu menginformasikan jika motor korban sudah berada Lekor, Janapria. Kemudian Kades dan Polmas langsung bergerak ke lokasi untuk mencari motor tersebut. Akhirnya motor korban ditemukan parkir di pinggir jalan, sementara pelaku tidak berada di lokasi. “Motor langsung diamankan ke Polsek Sakra Barat,” sebutnya.

Meski demikian, warga tetap tidak puas. Mereka kemudian berkerumun mendatangi Polsek. Warga mendesak kepolisian agar mengusut kasus ini dan menangkap pelaku. Emosi warga berhasil diredam petugas, dan diharapkan agar memberikan kepercayaan sepenuhnya ke petugas untuk mengusut kasus ini. Jangan sampai ada pihak yang main hakim sendiri. “Berikan kepercayaan ke kami untuk menangani kasus ini,” pinta Junep. (lie)

BACA JUGA :  Ditinggal Komplotan, Nyawa Bambang Nyaris Melayang