Rumah Korban Gempa di Kota Mataram Sudah ‘’Aladin’’

Perkim Klaim Sudah 80 Persen Terbangun

Rumah Korban Gempa
KORBAN GEMPA: Kondisi rumah korban gempa di Lingkungan Pengempel Indah sudah dibangun. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Kondisi rumah korban gempa di Kota Mataram dinilai sudah layak huni. Hampir 80 persen rumah sudah kondisi terpasang atap, lantai dan dinding (Aladin).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram H Kemal Islam mengatakan, perbaikan rumah korban gempa di Kota Mataram tetap berjalan. Bahkan, sudah masuk sampai 80 persen rumah rusak berat, ringan dan sedang yang diperbaiki. 

‘’Kalau saya punya data 80 persen sudah tuntas. Meski beda  persepsi dengan BNPB baru 30 persen,’’ katanya, kepada Radar Lombok, Senin kemarin, (17/6).

Dari acuan BNPB, rumah dianggap selesai setelah ada swadaya masyarakat, seperti yang ukuran tipe 36. “Kalau pakai data BNPB swadaya masyarakat kita masih kecil. Tapi pemkot punya target lain selain perbaikan. Kita ingin memulihkan ekonomi mereka,” imbuhnya.

BACA JUGA: Kondisi Terkini Wisata Sembalun Pasca Diguncang Gempa

Mestinya, lanjutnya, tidak ditetapkan waktu jika memang ada swadaya masyarakat. Tetapi nyatanya pihaknya diberikan batas waktu sampai September.

‘’Masyarakat harus kembali ke rumahnya. Dengan uang Rp 50 juta bisa kembali ke rumah, pemasangan plafon, keramik. Ini jadi swadaya ke masyarakat,’’ ucapnya.

Sampai sejauh ini, belum ada kendala. Masyarakat sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.  ‘’Ada dindingnya, atapnya, jendela, pintu ya aladin sudah aladin jadi bisa kembali lah,’’ singkatnya. 

BACA JUGA: Korban Gempa Lotim Masih Banyak Tinggal di Huntara

Progres rehab rumah rusak korban gempa  di Kota Mataram yang rusak berat dari data 2.396 yang selesai 753. Sedangkan yang lagi proses 1.506 atau sekitar 62,85 persen. Sedangkan rusak sedang  dari target 2.777 yang sudah selesai 315 atau 11,34 persen yang masih dalam proses  886 atau 31,90 persen. Sedangkan yang rusak ringan  dari target  8.264 yang sduah selesai 743, dalam proses perbaikan 1.452.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Dedi Supriadi mengatakan, untuk progres perbaikan memang terus dipantau. Ia juga terus melakukan koordinasi terkait dengan batas penyelesaian yang sudah ditetapkan sampai September mendatang. Terutama di dua Lingkungan yakni, Pengempel Indah dan Tegal.

‘’Kita terus fokus pada dua lingkungan, sementara yang rusak sedang dan ringan hampir semua kelurahan sudah menyampaikan progresnya,‘’ katanya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid