RSUD Tanjung Ingin Dijadikan Layaknya Hotel

TANJUNG-Berbagai persoalan yang muncul belakangan ini di RSUD Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU) berkaitan dengan pelayanan kesehatan, menjadi cambuk tersendiri untuk melakukan pembenahan di segala lini.

Direktur RSUD Tanjung, dr. Lalu Bahrudin pun berkeinginan untuk menjadikan RSUD Tanjung layaknya hotel yang memiliki pelayanan dengan keramah-tamahan dan tentunya profesionalitas. “Kita ingin menjadikan RSUD Tanjung ini seperti hotel, agar siapa pun yang datang ke sini bisa puas dengan pelayanan. Kita tidak mau ada kejadian-kejadian lagi seperti kemarin,” jelas Bahrudin, saat ditemui Kamis (15/9).

Namun diakuinya, ini bukan lah persoalan mudah. Karena ini menyangkut personal dan karakter dari petugas. Sebagai contoh saja, beberapa kali pihaknya sudah mendatangkan mentor dari hotel, misalnya Hotel Lombok Lodge berkaitan dengan sikap kepada tamu, pengunjung ataupun pasien yang di rawat. Tetapi dalam praktiknya, tidak semua diterapkan oleh personel RSUD. “Misalnya ada satpam saya tanya, kenapa tidak mau senyum kepada pengunjung, katanya malu, karena yang datang itu kebanyakan teman, keluarga. Ini kan tidak profesional,” terangnya.

Kemudian hal lain lagi seperti limbah RSUD yang belakangan diributkan. Untuk diketahui, RSUD punya Standar Operasional Prosedur (SOP) berkaitan dengan itu. Kalau ditaati dengan baik, maka diyakini tidak akan ada limbah yang berada tidak pada tempatnya. Kemudian begitu pula dengan disiplin sopir ambulance, itu ada SOP-nya. “Sudah banyak yang kita berhentikan gara-gara persoalan yang ada, contohnya sopir ada yang kita berhentikan. Kita ingin yang benar-benar profesional, agar masyarakat bisa puas dengan pelayanan yang ada,” terangnya.

Bahrudin sendiri optimis bisa mewujudkan RSUD Tanjung yang memiliki pelayanan layaknya hotel terlebih saat ini struktur jabatan RSUD bertipe C ini sudah dilantik oleh Bupati KLU, DR. H. Najmul Akhyar, SH.,MH, dengan demikian akan ada team work atau tim kerja untuk mewujudkan itu. “Kalau kemarin kita agak susah, tapi sekarang pejabat-pejabatnya sudah dilantik. Insya Allah lah kita bisa mewujudkan itu,” terangnya.

Beberapa di antaranya yang akan dilakukan adalah memberikan pelatihan sikap atau keramah-tamahan dari yang berkompeten seperti dari pihak hotel. Kemudian juga tentunya benar-benar meningkatkan disipin dan profesionalitas dari semua petugas baik medik maupun non medik. Kemudian akan membuat perjanjian dengan semua petugas, baik PNS maupun tenaga kontrak, bilamana melakukan kesalahan tertentu dalam rentan waktu tertentu, maka siap-siap untuk dikeluarkan. “Kalau itu PNS, kita akan serahkan pembinaannya ke Bagian Kepegawaian. Kita tidak mau main-main dalam hal ini,” jelasnya. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut